Di suatu pagi yang cerah sepasang pengantin baru yg baru menikah terlihat sedang sarapan. Sang istri yang bekerja di kantor penyaluran SPG terlihat memakai baby doll pendek yg sangat seksi. Tentu saja tanpa BH karena mereka habis bertempur semalam. Puting pinknya terlihat mencuat menonjol. Apalagi paha putih mulusnya terlihat sangat menggoda tanpa ada selulit sedikit pun.
Tubuhnya adalah aset yg berharga dalam pekerjaannya sebagai SPG.
Untung saja mereka hanya tinggal berdua. Kalau saja ada pria lain yg melihatnya pasti sudah langsung ngaceng berat.
Sang Istri Jesslyn (21tahun) memiliki body yang nyaris sempurna. Dengan tubuh ramping seksi dan pantat yang bulat menjulang naik ke atas dengan ukuran BH 32B. Tanpa BH saja bulatannya sudah kelihatan indah.
Andi suaminya (23 Tahun) yang sedang sarapan buru2 sebenarnya kembali ereksi melihat penampilan istrinya. Ia sangat ingin melahapnya kembali kalau hari ini hari libur. Maklum pengantin baru. Baru saja menikah belum 2 bulan. Namun karena budget pas pasan mereka belum berbulan madu.
“Kamu dianter sama temen kantor kamu lagi si Tony?” Andi bertanya dengan nada cemburu.
Jesslyn: “Iya…mayan hemat ongkos. dia kan sekantor sama aku.”
Andy: “jgn terlalu akrab yank sm cowo2 di sana. Kamu harus bs jaga diri.”
“apaan sih beb. Biasa aja kok. Dia kan manager spg. Tugasnya ya harus sama spg2 di kantor lah.” Ujar Jesslyn sambil memoles make up di wajahnya.
Andy: “Kamu habis mandi blm pake seragam?”
Jesslyn: “Belum, hari ini pake seragam baru. Aku blm dapet. Katanya Tony lagi mau kemari nganterin seragam barunya.”
Andi:”kenapa sama dia terus sih berangkatnya? Ga ada yang cewe temen kantor kamu? Atau naik grab aja yank…”
Jesslyn:”Sayang donk yank ongkosnya.. ada lg temen aku yg rumahnya deket. Tenang aja ga usah cemburu, dia udah punya istri kok.”
Tak lama berselang terdengar bel pintu. Yakin itu adalah temannya Jesslyn segera membuka pintu.
Melihat Jesslyn yang sudah membuka pintunya Andi baru ingat bahwa Jesslyn masih memakai baby doll yang sangat seksi.
“Aduh…bajunya Jesslyn kayak gitu lagi. Mana Tony gue liat suka jelalatan matanya.” Andi sedikit khawatir.
Dari kejauhan Andy bisa melihat Tony sudah dtg membawa kardus besar yang ditaruh dilantai yang berisi seragam mereka.
Andi bisa melihat mata Tony sedikit melotot ketika melihat Jesslyn membuka pintu. Pasti karena penampilan Jesslyn yang masih memakai baby doll seksinya.
Jesslyn segera membuka kardus dengan sedikit menunduk dan berjongkok. Saat Jesslyn menunduk Andi bisa melihat sorot mata Tony terbelalak melihat Jesslyn.
“sial…pasti Tony lagi ngeliatin toket Jesslyn tuh..mana dia blm pake BH lagi. Apalagi bajunya pendek begitu.” Andi yg sangat khawatir terhadap istrinya celingak celinguk memperhatikan tingkah mereka.
Jelas sekali Tony sedang melihat payudara dan paha Jesslyn yang terpampang dengan jelas di hadapannya. Sudah pasti Tony sempat mengintip bulatan payudaranya dan pentil payudaranya ketika Jesslyn sedikit menunduk tadi. Andy agak khawatir dengan teman kantor istrinya yg satu itu karena terlihat mesum.
Setelah mendapat seragamnya Tony memanggil Jesslyn dan berbisik ke kupingnya. Tdk lama kemudian Jesslyn seperti teringat akan sesuatu dan segera menutup dadanya dengan tangannya dan memukul lengan Tony.
Andi yang melihat itu kesal dengan Tony dan juga istrinya. Pasti Tony menggoda istrinya.
Andy: “Sial tuh si Tony pagi2 dah bs ngeliat toket mulus bini gue. Mana kaga pake BH lagi sial..”
Andy menggerutu dalam hati tapi dia merasa aneh kenapa dia malah merasa aneh karena dia malah berdebar2 deg degan dan malah ereksi membayangkan istrinya dipelototi tubuhnya oleh orang lain.
Andy: “kok gw malah ngaceng sih…Kira2 Tony sering ngeliat body Jesslyn ga ya?”
Tak lama istrinya pun naik ke atas ke kamar mereka sambil membawa seragam dari Tony.
Andy pun teringat dia sempat menyadap WA istrinya.
Segera ia membuka aplikasi penyadap tersebut.
Ternyata benar. Andy melihat beberapa pesan masuk dari Tony yg baru saja dikirimnya tapi belum sempat dibaca oleh Jesslyn.
Jantung Andi berdebar2 membaca WA dr Tony ke istrinya.
Tony:”rejeki anak soleh…pagi2 dpt sarapan susu. Mana ada kacangnya lagi…wkwkwk”
Tony:”Pasti habis tempur nih…abis brp ronde neng..? Keluar ga? Wkwkwk”
Tony:”lama bgt woi ganti bajunya. udah ke kantor pake baju bgitu aja…”
Tak lama kemudian terlihat Jesslyn membalas WA tersebut.
Jesslyn:”Iya bawel. Ini gue udah siap bentar lg turun”
Jesslyn:”Sial lo…tadi gue lupa pake BH gara2 buru2 buka pintu elu.”
Tony:”namanya juga rejeki…hehehe”
Tony:”gw numpang ngecas ya neng. Batre gue tgl 5 persen. Sekalian numpang ke wc yah perut gw sakit”
Jesslyn:”Mau ngapain ke wc?”
Tony:”Boker lah…masa mau coli ga ada bahan. Ada sih tadi tapi cuma sebentar. Ga cukup…”
Terlihat WA Tony tersebut hanya di read saja.
Tony masuk ke ruang tamu dan ketika menemukan colokan listrik dia langsung mengecas HPnya.
Tak lama kemudian dia pun masuk dan berpas2an dengan Andi.
Tony:”Pagi bang…”
Andy:”Oh ya pagi…temennya Jesslyn ya.”
Tony:”Iya bang…kenalin saya Tony.” Sahut Tony sambil menjulurkan tangannya
Andy:”kenalin saya Andi.”
Tony:”Bang maap saya bole numpang ke WC ga bang kebelet..”
Andy:”ohh ya silahkan aja bang”
Andy melihat HP Tony masih tergeletak di meja ruang tamu. Buru2 dia kesana dan mengambil hp tony yang kebetulan tdk ada pin. Dia pun membuka WAnya dan menscan barcode Tony dan menyadap WAnya dan segera kembali ke ruang makan.
Tidak lama kemudian Jesslyn pun turun. Andi melihat istrinya sudah sangat cantik dengan rambutnya tergerai dan seragam ketat SPGnya yg tidak mampu menyembunyikan keseksian tubuhnya.
Andy agak khawatir dengan rok pendek istrinya yang 15 cm kalau dia duduk tentu akan terangkat dan Tony pasti bisa menikmati suguhan paha mulus istrinya. Bisa2 Tony tidak konsen bawa mobil.
Jesslyn:”Dah sayang… aku berangkat dulu ya…” Jesslyn pun turun dan mencium pipi suaminya.”
Tony kemudian masuk ke dalam mobil yang diikuti oleh Jesslyn yang duduk di sampingnya.
Andy iseng2 membuka aplikasi penyadap yang diinstall diam2 di hp istrinya. Dia pun membuka aplikasi tersebut dan mendengar percakapan istrinya dan Tony di dalam mobil.
Tony:”Buset pendek juga ya roknya tuh seragam baru. Si bos paham juga tuh cara nyenengin karyawan…hahaha”
Jesslyn:”Iya nih…kaga nyaman banget…uh..”
Tony:”Dah ga usah ditarik2 ke bawah. Cuma gue ini yang liat.”
Jesslyn:”Yee justru ada elu tar elunya keenakan ngeliatin paha gue”
Tony:”Yee pake ditutupin segala pake Tas.”
Tony:”ngomong2 tadi lo pake baju tidur seksi banget neng. Abis indehoy ya semalem? Kelar berapa ronde?”
Kembali jantung Andy berdegub kencang mendengar percakapan mereka
Jesslyn:”Yaa namanya pengantin baru…apanya berapa ronde?”
Tony:”Yaa..gitu aja kaga paham. Pasti cuma satu ronde ya? Kalo udah keluar lakinya bisa lanjut lagi itu namanya ronde dua..”
Jesslyn:”ooo…ngga cuma sekali…”
Andy: “Aduh…yank ngapain sih sampe ngomong2 segala” Andy menggerutu dalam hati.
Tony:”Gue juga baru indehoy sama bini gue. Kelar 3 ronde semalem. Ampe tepar dia. Hahaha. Kyknya bini dua juga kuat kali gua..ampe kluar 3x dia”
Jesslyn:”Najong lo…”
Perkataan Tony barusan sebenaenya membuat Jesslyn mau tidak mau membayangkan dan membandingkan dengan suaminya yang hanya 10 menit sudah KO.
Tony:”Neng tolong ambilin botol gue disono donk”
Jesslyn:”Ihh…minta tolong blg aja tangan lu ga usah di paha gue..”
Tony:”Bercyanda kali…bercyanda…hehehe”
Andy:”Sial…Tony megang2 paha mulus bini gue.”
Andy masih mendengar percakapan mereka selama perjalanan. Belum ada percakapan yang menarik hanya suara batuk2 dan ehem2 saja.
Andy yg takut HP istrinya lowbatt dan istrinya curiga segera menyudahi proses mengupingnya.
“Ting…” Tak lama kemudian Andy mendapat WA dari istrinya.
“Aku baru sampe kantor.” Ternyata WA dari istrinya
“OK..”
Andy pun segera berangkat ke kantornya.
Saat jam makan siang. Andy iseng membuka WA istrinya. “Ahh ga ada chatting lg” Andy entah kenapa merasa kecewa. Teringat baru saja mengscan WA tony.
Dia membuka WA tony dan melihat ada WA dari Jesslyn istrinya.
“HAH!!” Mulutnya menganga dan matanya terbelalak melihat ada bbrp foto yang dikirim oleh istrinya ke hp Tony yang isinya foto2 selfie istrinya saat mengenakan baju tidur baby doll tadi.
Ada bbrp foto pose dimana dia duduk menekuk kakinya memperlihatkan paha mulusnya dan karena baby doll tersebut sangat pendek selangkangannya juga sedikit terlihat dan juga bbrp pose seksinya istrinya saat mengenakan baju tidur favoritnya tersebut tanpa BH menunduk memperlihatkan belahan payudaranya di depan kaca sambil memonyongkan mulutnya.
Bbrp foto tersebut malah ada yang sedikit memperlihatkan sampai ke puting payudaranya yg mengintip dengan seksi.
Andy langsung seketika itu juga ereksi dengan keras melihat foto2 tersebut. Istrinya saja tidak pernah mengirimkan foto2 itu kepadanya. Dan pantas saja istrinya suka malu saat ia membuka galeri HPnya. Pria manapun pasti akan langsung ereksi keras melihat pose2 istrinya tersebut. Apalagi ada salah satu foto dimana istrinya berselfie tanpa BH duduk di tepi ranjang sambil menutup payudaranya dengan tangannya.
Andy sangat menyayangkan tindakan ceroboh istrinya mengfoto selfie seperti itu di HPnya.
Memang istrinya sangat menyukai memakai baju tidur pemberian suaminya itu dan ia sering berselfie dengan baju itu. Tapi Andy heran mengapa ia mengirimkannya kepada Tony. Tidak mungkin istrinya mengirimkan foto2 tsb kepadanya pasti dia mengirimkannya dan menghapus pesannya dari HP Jesslyn.
Ketika ia keluar dari WA Jesslyn ke Tony dan melihat semua WA2 di HP Tony tiba2 ada satu WA masuk yg berkata
“Wuih bodynya bagus banget Ton”
Ada seseorang yg bernama Dony mengirimkan WA ke tony. Andy pun membuka WA dari Dony.
Jantungnya berdegub kencang melihat Tony mengirimkan foto2 istrinya ke HP Dony.
Tony:”Iya memang bagus kan bodynya si Jesslyn. Gue aja ngocok tadi di WC abis makan siang ngeliatin foto2 dia, kaga tahan men.”
Dony:”Iya keliatan banget kalo lg pake seragam juga. Ga nyangka mulus banget dalemannya Ton.
Dony: “Dari tadi juga gw ngeliatin aja dia duduk pahanya seksi banget. Ukurannya pas. Gw nungguin dia ngangkang kaga ngangkang2. Malah elo ngirimin foto dia ngangkang bgini. Hahaha”
Ternyata Dony juga teman kerja istrinya.
Dony: “Hoki banget lo. Lo SSI gimana sampe dikirimin foto begini? Gw jg mo ngocok nih jadinya sial. Mana bini gw lg palang merah dah seminggu kaga kuda2an.”
Tony:”Hahaha… susah dia mah jual mahal mulu…tadi dia lg ke WC HPnya ditaro di meja. Gue buka2 aja galerinya iseng. Gue kirim ke HP gua. Hahaha”
Andy kesal membaca WA Tony ke temannya. Ternyata Tony membuka HP istrinya dan mengirimkan foto2 istrinya tersebut ke HPnya sendiri….
“Ahh….gw jd pengen ngocok rasanya…”
Andy pun bergegas ke WC kantornya dan mengocok kontolnya sambil melihat foto istrinya di WA tony dan membaca WA Tony dengan Dony.
Tony:”Gw lagi usaha nih…dia pengen banget ditempatin di pameran yang di GIIAS Don. Kalo goal mah gw bisa minta bayaran yg enak2 kali nih dari dia. Hahaha”
Dony: “Dia mah cewe baik2 Ton, dah binor juga. Kaga bakalan bisa lo. Gue denger aja dia suka cuek kalo digodain om2 dan cowo2 di pameran.”
Tony : “cewe kyk gini bisa Don. Cuma kudu pelan2. Liat aja pose dia begini semua. Pasti binal nih binor. Mana pengantin muda. Pasti masih jarang di ewe. Wkwkwk”
Dony: “Lo jadiin dia binal donk…biar ada hiburan di kantor…hahaha”
Tony: “Makanya rencana gw pasti berhasil Don..”
Dony: “ajak2 deh kalo berhasil..”
Tony: “wani piro…”
Tiba2 Tony kembali mengirimkan satu foto dimana Jesslyn duduk di ranjang hanya mengenakan celana dalam dan tanpa BH menutupi puting payudaranya dengan tangannya.
Dony: “WOW”
Crot crot crot…
Sperma Andy beterbangan keluar dari sarangnya meleleh sampai ke tangannya.
Seketika lututnya pun lemas…
Rencana apa yang akan dilakukan oleh Tony terhadap Jesslyn?
{next}
“Sayang..tau ga aku dapet job di GIIAS jd SPG Toyota 10 hari di BSD pamerannya…” Ujar Jesslyn saat baru pulang.
“Waduh jauh amat…selamat ya yank. Bagus banget tuh buat portfolio atau CV kamu nantinya. Makan dulu gih” Jawab Andi yang sudah pulang lebih dahulu dan sdg makan malam.
“Aku dah makan yank sama Tony tadi ngerayain kecil2an dia ngajak aku makan tadi sama temen bertiga.” Ujar Jesslyn sambil merangkul dan mencium suaminya.
Andi: “Buat ngerayain nanti kita indehoy donk sayang…hehehe…”
Jesslyn: “iya donk sayang…aku jg lg kepengen nih..”
“aww.. Nakal ihh…” Jesslyn mendesah manja saat tangan Andi masuk ke dalam roknya dan meremas pantatnya dari dalam.
“Pengantin baru harus sering2 nakal donk…” Andi berdiri di belakang istrinya lalu meremas payudara istrinya dari belakang…
“Aku mandi dulu ya..bau nihh…” Ujar Jesslyn melepaskan pelukan suaminya
Andi melanjutkan makan malamnya sementara Jesslyn naik ke atas untuk mandi.
Tiba2 Andi teringat sesuatu.
“Jesslyn dapet kerjaan di GIIAS. Apa itu karna bantuan Tony?” Andi teringat akan perkataan Tony dan Dony.
Segera Andi buka sadapan whatsapp istrinya lewat HPnya. Benar saja. Sudah banyak chattingan WA dengan Tony. Andi meletakkan piringnya di tempat cucian dan duduk membaca WA
Awal2 belum nampak ada yg mencurigakan. Tony mengajak Jesslyn dan Dony makan malam merayakan goalnya proyek Tony memasukkan SPG perusahaannya ke Toyota. Tony berkata bahwa saudaranya adalah manager di Toyota. Isi whatsapp selanjutnya hanya janjian makan.
“Ah…kaga seru…” Batin Andi.
“Aneh…kok gue jadi pengen istri sendiri chat mesra sama temennya.” Andi menggaruk2 kepalanya yg tdk gatal.
Tiba2 masuk WA baru dari Tony ke HP Jesslyn.
Tony: “Cie si cantik yg kepilih jd SPG di GIIAS. Mayan tuh…lagi seneng deh pasti. Janjinya jgn lupa.”
Tony memulai percakapannya menggoda Jesslyn.
Lama tidak dibalas. Mungkin Jesslyn sdg mandi.
Tiba2 ada missed call dari Tony ke HP Jess.
Jesslyn: “Apa…gue lagi mandi Ton.”
Tony: “Lagi mandi kok bs bales WA”
Jesslyn: “iya biasa gw nongkrong dl BAB.”
Tony: “oo pantes sampe sini baunya “
Jesslyn: “Sial lo…oh ya lo mau minta apa..katanya kalo goal gw kepilih lo mau minta hadiah…”
Tony: “Justru kyknya gue yg mau kasih elo hadiah Jess.”
Jesslyn: “hah? Hadiah apaan?”
Andi menunggu Jesslyn membalas WA Tony dengan berdebar2…hadiah apa yg kira2 diminta olehnya. Lama sekali WAnya tidak dibalas2 oleh Tony. Sampai 15 menit Andy menunggu.
Tony: “Napa miscall bentar gw lg ngegym”
Rupanya Jesslyn sempat miscall ke HP Tony mungkin karena penasaran hadiah dari Tony apa yg mau diberikan kepadanya.
Jesslyn: “Masa abis pulang kerja ngegym… boonk aja…”
Tony: “Nih kalo ga percaya.”
Tony kemudian mengirimkan fotonya sedang ngegym. Lumayan bagus juga bentuk tubuhnya. Apalagi fotonya menampakkan tubuhnya mengkilap terkena keringat.
Jesslyn: “Foto lama kali tuuhh wee “
Tony: “yaa ampun nih gw ambil hp gw yg 1 lg gw fotoin sama WA elu ya.”
Tony kembali mengirimkan foto. Kali ini hp Tony yg ada WA Jesslyn ditaruh dipangkuannya dan difoto dengan HP lain sengaja sedikit mempertontonkan tonjolan di celananya di samping HPnya. Andy kaget melihat penampakan tonjolan itu meskipun hanya sedikit Andy tahu bahwa Tony sengaja.
Tony: “Tuh jelaskan itu foto skrg.”
Jesslyn: “Iya jelas… tuh nonjol…”
Tony: “eh…iya sori..kaga sengaja ikut kefoto.”
Jesslyn: “sue lo…”
Tony: “Demen lo ngeliatnya…alesan aja pura2 “
Tony: “Punya laki lo segede ini ga.”
Jesslyn: “Lebih gede…Kalah lo punya mah..”
Tony: “Oh ya…pasti pas masuk ke punya elu sempit donk…hehe”
Darah Andy seperti mendidih… tentu saja dia tahu Jesslyn berbohong. Penisnya tidak lah sebesar milik Tony itu. Milik Tony hampir 2x lipat miliknya dan lebih tebal.
“Missed Video Call…”
Tiba2 Tony meng video call Jesslyn.
Jesslyn: “Apaan sih video call…dah gw blg lg mandi…lg telanjang…Ton…”
Tony: “Wow…justru lg telanjang gue pengen ngeliat”
Tiba2 Tony mengirimkan foto HPnya lagi. Tentu saja itu hanya alasan saja untuk memamerkan kontolnya yg sudah agak ereksi.
Jesslyn: “Toonn…”
Tony: “ehehehe….lo mau gue ajarin ga Jess..”
Jesslyn: “Ajarin apa…”
“Missed call”
Tony ingin menelepon Jesslyn. Pasti ingin membicarakan hal yg tidak2. Andy segera menyalakan aplikasi penyadapnya.
Benar saja. Pantas saja chatting mereka tiba2 berhenti. Rupanya mereka sedang menelepon
Jesslyn: “Ga mao ngomong yg jorok2 ah..”
Tony: “Ga jorok ah sama2 udah gede ini…lo kudu muasin laki elu…biar punya elu lebih sempit ada caranya…”
Jesslyn: “Apaan sih..*** ah…”
Tony: “Laki lo sering minta kaga Jess.”
Jesslyn: “Sering… 2 minggu sekali…”
Andy kaget mendengar istriny membocorkan rahasia ranjang mereka yg seharusnya hal pribadi.
Tony: “Huu…itu mah bukan sering namanya. Kalo gue jadi laki elo pasti lo gue garap tiap hari Jess…mgkn punya elu kurang sempit…”
Jesslyn: “Enak aja..gw masih penganten baru kale..”
Tony: “Nih coba lo lagi telanjang kan…Coba lo pake jari tengah elu. Gesek2 memek lo…
Tony: “udah belom…”
Jesslyn: “Ngga ah…”
Tony: “Cobain aja lo gesek2 memek elo nanti tmbh sempit deh. Cari kacangnya. Lo gesek2 pake dua jari dagingnya yg ada di dalem. Sama kalo bisa lo pelintir2 pentil elo.”
“Sial tu orang ngajarin bini gue masturbasi…pake boonk lagi supaya sempit katanya…” Andi kesal mendengar percakapan mereka.
Tony: “coba ga ada ruginya… tar kasih tau hasilnya ya…hehehe”
Tony pun mematikan panggilan teleponnya.
Tiba2 Tony mengirimkan Jesslyn sebuah video…setelah dibuka oleh Andy ternyata video porno.
Andy: “Pasti Tony mancing2 bini gue supaya masturbasi.”
Sengaja Tony tidak meng wa Jesslyn kembali. Dia tahu WAnya sudah dibaca dan videonya juga sudah dibuka.
Sekitar 10 menit kemudian Tony kembali meng WA Jesslyn.
Tony: “Dah coba…?”
Jesslyn: “Udah “
Tony ingin melompat kegirangan membaca WA dari Jesslyn. Dia tau akhirnya terpancing juga cewe ini…
Tony: “Lo bisa ga ngedesah2 kyk cewe tadi..? Itu juga bisa bikin suami elo puas dan makin nafsu sama elo. Biar tiap hari dia minta ngewe Jess..”
Tony: “coba voice note…kirimin suara desahan elo…itung2 hadiah buat gue karna ud ngegoalin elo “
Jesslyn: “iya bawel…jgn kirim siapa2 ya langsung apus…”
Jesslyn mengirimkan voice note yg langsung diputar oleh Andy dan juga pastinya Tony.
Jesslyn:”Ahh..ahh…ah…”
Tony: “kurang..kurang teken dikit nadanya tinggiin dikit…”
Jesslyn: “Aaaiihhh arghhh…”
Tony: “Nah itu bagus udah…coba lo sambil praktekin gesek2 memek elo sambil pelintirin pentil elo Jess..”
Tony:”Gue telp ya”
Andy beralih ke mode penyadapan suara. Sulit diungkapkan perasaan Andy sekarang…Andy hanya ingin mendengar lebih dan lebih…Ereksinya bahkan sdh tak tertahankan lagi…
Tanpa sadar ia mengocok penisnya.
Jesslyn: “emmhh… Ton…”
Tony: “Enak..? Coba nanti memek lo makin sempit Jess. Suami lo makin puas dan makin sering ngajak elo ngewe. Coba tes desahan kyk tadi.”
Jesslyn: “Ahh..ahh..”
Tony: “ohh nafsu gue dgr suara elo pinter lo cpt bisa”
Tony: “lo sambil gesek2 memek elo kan? Jgn berhenti…pentil toket lo pencet2 puter2.”
Jesslyn: “iyaahh…ini lagi gue laku…iin… Enak Ton. Bener nih ya bs bikin sempit.”
Tony: “Iya bini gw yg ngasih tau gue Jess. Bener.. makin sempit. Desah lg Jess.”
Jesslyn: “ahh..ah..”
Panggilan tiba2 terputus..
Jesslyn melanjutkan apa yang Tony ajarkan tadi. Tanpa tahu bahwa itu namanya masturbasi.
Tiba2 terdengar HP jesslyn bergetar.
Jesslyn: “Yee nih anak malah video call.. ngga mau ahh matiin…” Jesslyn masih jual mahal.
Ternyata Tony mengalihkan panggilan jadi panggilan video tapi diangkat oleh Jesslyn. Tony bisa melihat tangan kiri Jesslyn menutupi belahan payudaranya dan putingnya.
Tony: “tapi lo angkat kan..haha. enak ga tadi..muka elu sampe merah begitu…
Jesslyn: “iya enak juga. Haha…masa sih…”
Tony: “ngga gue cuma mau ngasih tau nih… sampe tegak kyk monas gara-gara elu…”
Jesslyn: “ihhh… ngaceng elo ya…hahaha. celana lo ampe sempit tuh”
Andy tahu Tony memperlihatkan kontolnya yang masih tertutup celana kpd Jesslyn.
Tony:”bener kontol laki lo lebih gede dari ini?”
Jesslyn terdiam sejenak.
Tony: “ini celana gw ampe ga muat. Palanya ud mau kluar lagi..duh sempit..
Tony:”bisa lebih gede lagi lho Jess tapi kudu ada pancingan dulu”
Jesslyn:”Masa…?”
Tanpa sadar Jesslyn terpancing…
Tony:”Coba tangan lo awasin… gw liat belahan elo aja dikiit aja. Tar tmbh gede nih Tony Junior…hehe”
Jesslyn:”Begini?” Dengan malu2 Jesslyn menurunkan tangannya sedikit.
Tony:”wow.. toket lo mantapp.”
Tony: “tuing tuing…bisa gerak tuh…hehe”
Tony: “coba lo remes dikit tuh toket”
Jesslyn: “gini…?”
Tanpa sadar Jesslyn mengikuti arahan Tony. Jesslyn pun tanpa sadar memperlihatkan sedikit puting payudaranya.
Tony: “Wow…pentil elo pink ya sayang?”
Jesslyn: “ehh sial lo…gw jd kebawa suasana”
Jesslyn kembali menutup payudaranya.
Jesslyn: “udahan ahh..”
Tony: “ya udah..lo lanjutin yah yang tadi. Selamat bersenang2 cantik…”
Video call pun dimatikan…
Lewat aplikasi sadap itu Andy bisa mendengar desahan2 Jesslyn perlahan..***panya Jesslyn mengikuti arahan Tony..
“Ehmmhh…mh…enakk…oh…”
Dari HP Andy terdengar desahan Jesslyn dan juga video bokep yang diputar olehnya.
Andy yg mengocok kontolnya pun memuncratkan kembali lahar panasnya tapi hanya sedikit…karena tadi siang sudah dikeluarkan…
“Aduh gawat…gue jadi coli…padahal nanti mau main sama Jess.” Andy khawatir apakah nanti masih bisa bertempur burungnya….
{next}
“Tok..tok..tok…” Jesslyn kaget mendengar ketukan di pintu WC kamar tidurnya.
“Yank…kamu lama amat di WC sakit perut?” Andy masih pura2 tdk tahu bahwa istrinya itu sedang masturbasi.
Jesslyn: “Iya nih tadi makan sambel kebanyakan jadinya mules perutnya.” Jesslyn menyahut berbohong.
Andy: “Ya udah nanti minum obat ya..”
Andy sedikit termenung khawatir istrinya diajari yg tidak2 oleh temannya. Dia berpikir apakah dia harus menyuruhnya berhenti saja dari pekerjaannya dan apakah istrinya mau. Tapi Andy juga menikmati apa yg istrinya lakukan. Apakah ini termasuk penyimpangan…
Andy menyalakan TV dan duduk di pinggir ranjang. Tidak lama kemudian Jesslyn keluar hanya mengenakan handuk dan mengganti pakaiannya dengan pakaian tidurnya yang seksi.
“Ayo yank…jadi kan? Kok malah nyalain TV. Hehehe.” Jesslyn memeluk suaminya menempelkan payudara montoknya yg sering menjadi impian dan khayalan setiap pria yang berpapasan dengannya saat ia bekerja.
Rupanya Jesslyn masih kentang karena bermasturbasi tadi. Ia merasa aneh karena biasanya kalau sudah merasa seperti itu ia akan langsung dipenetrasi oleh suaminya. Sempat Jesslyn berpikir apakah ini efek dari ilmu yg diajarkan Tony.
Andy pun memeluk istrinya dan meraba2 paha mulusnya dari bawah baju tidur yang dikenakan istrinya. Paha mulus yang sering sekali dipelototi oleh pria pria hidung belang saat Jesslyn bekerja dengan rok pendeknya. Sekarang terbuka di hadapan suaminya karena baju tidurnya terangkat sampai ke celana dalamnya.
Andy pun meremas pantat Jesslyn yang montok dan seksi. Pantat yg seringkali membuat para pria melotot ketika dia berjalan karena pantatnya yang montok menjulang ke atas secara alami itu sangat berisi.
Karena tubuhnya lah karir Jesslyn naik dengan cepat membuatnya kebanjiran job. Ia sangat bangga dengan tubuhnya.
Sungguh beruntung Andy memiliki istri dengan tubuh body goals setiap perempuan.
Andy dan Jesslyn kini sudah bercumbu dengan panas. Jesslyn menyerang lidah Andy dengan liar sambil tangan Andy meremas remas payudara montok istrinya dari luar pakaiannya.
Setelah 5 menit pemanasan Jesslyn membuka baju tidurnya hingga kini ia pun telanjang bulat. Pria manapun akan melotot melihat tubuh telanjangnya dan pria hidung belang yang mempunyai uang banyak tentu rela mengeluarkan uang jutaan bahkan puluhan juta untuk semalam bersamanya. Sudah berpuluh2 tawaran yang ia tolak dengan menunjukkan cincin kawinnya. Hanya Andy yang dicintainya yang berhak memiliki tubuhnya seutuhnya.
Andy pun membuka bajunya, lalu Jesslyn meraba kontol Andy dr celananya. Anehnya Jesslyn merasa Andy tidak sekeras biasanya. Tiba-tiba Jesslyn ingat perkataan Tony. Apakah benar Andy tidak nafsu padanya seperti kata Tony? Pikir Jesslyn dalam hati. Ah bahkan Tony pun bisa melotot hanya melihat belahan payudaranya. Tidak mungkin Andy tidak nafsu padanya.
Jesslyn tidak tahu bahwa Andy baru saja bermasturbasi, dia lebih bernafsu membaca chattingan mesum Jesslyn dan Tony dan percakapan mesum dari panggilan telepon mereka. Dan dia bukan Tony yang bisa keras kembali sampai 3 ronde.
Jesslyn menaiki tubuh Andy dengan liar. Andy sangat panik sekarang. Bagaimana ini. Setelah masturbasi 2 kali hari ini bagaimana dia bisa membuat penisnya tegak.
Jesslyn terlihat menggesek2an payudaranya di atas dada Andy. Tangannya pun meraba2 kontol Andy dari balik celananya dan mengocoknya.
Semakin panik Andy semakin penisnya sulit untuk keras.
Andy berinisiatif untuk menghisap dan mengulum payudara istrinya, berharap bisa membuat penisnya berdiri. Payudara montok istrinya dihisap dan dikulum putingnya hingga Jesslyn mendesah keenakan.
Tiba2 Andy punya akal. Dia membayangkan seandainya Tony yg menikmati tubuh indah istrinya. Dia membayangkan Tony yg menhisap payudara istrinya, meraba setiap inci tubuh telanjangnya. Dia melihat ke arah kaca dan dari pantulan kaca itu ia bisa melihat betapa seksinya tubuh Jesslyn diatas tubuhnya. Ia membayangkan kalau Tony yg berada di bawah tubuh Jesslyn.
Rupanya usahanya berhasil. Dengan membayangkan istrinya bersama Tony penisnya kembali tegang sedikit demi sedikit.
Jesslyn pun tersenyum bangga rupanya memang suaminya butuh waktu agak lama untuk tegang dan tidak seperti Tony, pikir Jesslyn.
“Ah…kenapa gua malah mikirin Tony sih…” Jesslyn berpikir dia harus membuang jauh2 pikiran kotor dengan Tony.
“Aahh..yes..masukin yank…” Jesslyn meminta Andy segera memasukkan penisnya.
Jesslyn pun bergoyang dengan indahnya. Dengan posisi Woman on Top ini. Payudara Jesslyn yang indah bergoyang2 di depan Andy dan gerakan pinggul indah Jesslyn yang seksi akan membuat pria manapun muncrat dengan pemandangan indah dan goyangan indah wanita cantik ini.
Andy malah berpikir seandainya Tony yang dipompa tubuh seksi istrinya ini. Andy mengambil HP yang tergeletak disampingnya. Sambil memangku Jesslyn yang masih bergoyang memompa penisnya ia merekam video ke arah kaca di kamar tidurnya. Ia merekam tubuh telanjang istrinya tampak samping yang naik turun dengan indahnya. Tidak ingin istrinya tahu ia merekam kegiatannya ia pun menyudahi rekamannya dan menaruh kembali HP itu disamping.
5 menit berselang Andy merasakan ingin keluar dan tidak lama kemudian memuntahkan spermanya ke dalam vagina istrinya.
Jesslyn yang masih bergoyang dihentikan oleh Andy.
“Udah yank..aku udah keluar, makasih ya sayang.” Andy mencium bibir istrinya yang menindih tubuhnya kelelahan.
“Iya sayangku…enak banget tadi..hehehe.” Jesslyn berbohong agar suaminya tidak kecewa.
Jesslyn pun menggeser tubuhnya telentang di samping suaminya sedangkan Andy bergegas ke mengambil tisu. Jesslyn dapat melihat penis suaminya yg loyo dan kecil kembali. Dalam ukuran ini penis suaminya nampak 3x lebih kecil dari milik Tony yang dilihatnya tadi.
“Ah…kenapa jadi lebih enak gesek2 kaya tadi ya. Ah mungkin Andy hanya kelelahan…” Pikir Jesslyn..
Tak lama kemudian lampu pun dimatikan oleh Andy.
“Good night sayang..”Andy ingin segera tidur karena besok harus mengulang rutinitas yang sama.
“Good night yank…muach…” Jesslyn mencium pipi suaminya.
“Apa bener ya begitu…” Jesslyn masih penasaran dengan kata2 Tony soal 3 ronde, apalagi soal vagina yang kurang sempitnya, apakah penyebabnya penis suaminya yang tidak sebesar Tony.
Matanya terpejam. Tapi pikirannya kemana2. Itu yang dirasakan setiap orang yang banyak pikiran sebelum tidur.
Diambilnya HPnya yang tergeletak di samping. Setelah membalas WA dari temannya ia pun melihat WA dari Tony dan iseng ia pun membuka WA Tony kembali. Ia melihat-lihat foto yang dikirim oleh Tony.
“Gila gede banget punya Tony. Itu kepalanya. Kok bisa sampe kluar bgitu dari celananya. Itu celananya gede lho..” Jesslyn men-zoom foto yang dikirimkan oleh Tony.
Ia membuka video yang diberikan oleh Tony tadi. Ia melihat kontol aktor prianya lebih kurang sama dengan ukuran kontol Tony.
“Ahh Tony sial..gue jd bayangin kontol dia mulu…”
Tangannya turun ke dalam selimutnya, Mengangkat baju tidurnya, dan kemudian menggesek2kan memeknya dengan tangannya sesuai arahan Tony tadi. Sambil melihat video tadi ia menggesek2kan jari diatas vaginanya yg mulai becek.
“Ahh…nikmatnya. udah ah…malah keterusan…eh..eh..” Karena hpnya hampir jatuh tangan kanannya tidak sengaja malah kepencet tombol call.
Tony.
Ringing…
“Aduh kepencet lagi wa tuh bocah. Pasti kegeeran lagi nih…” ujar Jesslyn dalam hati sambil mematikan panggilannya dan menaruh hpnya lagi.
“Drrt Drrt…” Hpnya berbunyi. Jesslyn sudah tahu pasti Tony.
“Napa say? Kangen?” Tony yang merasa diatas angin di miscall malem2 mengirim pesan ke wanita cantik binor yang sedang digarapnya itu.
Jesslyn: “kepencet”
Tony: “kepencet apa kangen…pengantin baru ngga ngewe tah? Wkwkwk” emote ketawa
Jesslyn: “kepoo aja…”
Tony: “berapa ronde neng? Gw biasa 2 ronde. 3 jg bisa.”
Jesslyn: “ngibul…?”
Tony: “dih ngibul. Tar gw kirimin video gw tau rasa. Biasa 3 ronde kalo bini lagi kepengen. Sekali stop, bikin indomie, lanjut lagi, bikin minum, lanjut lagi…hehhehe…”
Jesslyn: “Emang beneran bisa gitu ya?”
Tony mengirimkan screenshot percakapan dia dengan istrinya kemarin sore. Yang intinya istrinya Linda menyuruhnya cepat2 pulang. Istrinya sedang kepengen dan ingin paling tidak 2 ronde utk hari ini. Percakapan Tony dan istrinya sangat vulgar. Istrinya sampai berkata bahwa kontolnya sangat terasa penuh di vaginanya ia ingin lagi dan lagi.
Tony: “Tuh begitu pengantin baru mah, bukan malem2 malah miscall2 orang “
Jesslyn: “Kan gue udah bilang kepencet.”
Tony: “Iya iya seksi, cantik…percaya kok. Eh btw gue masih kebayang soal tadi toket lo bagus banget Jess. Kyknya tadi gw kalo ga gue tahan2 bisa langsung ngaceng. Bisa malu gue sama temen gym gue. Haha. Makanya gue ke WC buru2.”
Jesslyn: “Masa sih toket gue bagus.”
Tony: “beneran. Tadi gue sempet gercep screenshot tadi. Hehe. Ngaceng gue ngeliatnya langsung.”
Jesslyn: “apus yaa..siapa suruh screenshot2.”
Tony: “iya tenang bu. Tadi juga kaga bgitu jelas. Minta lagi donk pap nya. Hehehe.”
Jesslyn: “gak ada. Enak aja…”
Tony: “Dikit aja… nih udah tegak lagi gara2 ngeliatin hasil screenshot tadi.”
Tony kembali mengirimkan foto kontolnya yang tegak. Celananya terlihat menggembung seperti tenda.
Jesslyn: “Laki gue ga secepet elu Ton…”
Tony: “maksudnya? Waduh punya istri cantik, body seksi dan sempurna kyk elu bisa lama bangunnya?”
Jesslyn: “Gak lama ya…maksudnya ga langsung berdiri…”
Tony: “Mungkin keseringan. Ga semua orang bisa kyk gue. Coba 2 minggu sekali Jess sama laki lo. Kalo dia minta jatah jgn lo kasih.”
Jesslyn: “Dih.. kalo gue lagi pengen gimana”
Tony merasa wanita cantik ini sangat polos. Entah kenapa mau dengan sukarela masuk jebakan pria mesum seperti dia.
Tony: “ya kyk yg gw ajarin tadi. Lo gesekin memek elo. Lama2 elo kan keluar”
Jesslyn: “iya sih enak. Tapi bisa ya ampe kluar juga?”
Tony: “bisa donk…sampe elu orgasme. Jgn2 lo belom pernah lagi.”
Jesslyn: “Belom Ton. Emang cewe bisa juga orgasme?”
Tony: “Bisa nih anak gue kerjain.hehehe.” Pikir Tony dalam hati.
Tony: “Lo coba ke WC deh lakuin kyk tadi sambil liat video bokep yg gue kasih.”
Jesslyn pun segera beranjak ke WC di kamarnya, meninggalkan Andy yang sudah tertidur pulas.
Di WC kamarnya ia menanggalkan baju tidurnya dan kembali bermasturbasi menuntaskan nafsunya yang belum tersalurkan.
Sambil menonton video porno kiriman Tony ia pun menggesek2an vaginanya yang sudah becek sedari tadi. Sambil meremas dan memilin puting payudaranya.
Tak lama kemudian akhirnya sekitar 10 menit bermasturbasi. Ia pun mencapai orgasmenya sendiri dengan tangannya sendiri. Ia sampai memuncratkan cairannya ke dinding WC kamarnya.
Jesslyn: “iya bener Ton. Enak. Orgasme ampe muncrat gue..hehe “
Tutt…
Tiba2 panggilan beralih menjadi video call. Jesslyn memakai baju tidurnya dan duduk di jamban WC sebelum dia mengangkat video callnya.
Jesslyn: “apa..hehehe” Jesslyn terlihat memerah wajahnya karena malu.
Tony: “ciee.yg habis orgasme. Tambah cantik lho.
Jesslyn: “Masa sih. Gomball..eh makasi ya udah ngajarin kyk tadi”
Tony:”iya…emg lo tadi ngewe ma laki lo belum keluar.”
Jesslyn: (sambil berbisik) “Belom. Hehe”
Tony: “ya ampun Jess. Laki macem apaan tuh… kalo gue mah pantang keluar sebelum istri duluan..tuh…”
Jesslyn: “ahh..masa…”
Tony: “Eh elu udah keluar..gue belom nih…”
Jesslyn: “belom apaan sih Ton…”
Tony: “belom keluar…mana bini gue lagi pergi. Tanggung jawab bikin gue ngaceng berat….”
Tiba tiba Tony mengganti kameranya ke kamera belakang dan memperlihatkan celana boxernya yg tidak bisa menyembunyikan kontolnya yang panjang lurus tegak ke atas. Celana boxernya tersebut menjulang tinggi seperti tenda. Tony kemudian memposisikan kontolnya menjadi tidur dan memperlihatkan ukurannya kepada Jesslyn.
Jesslyn: “Tony….ihh…” Jesslyn memalingkan wajahnya.
Tony: “apaan si masi ketutup celana juga.”
Tony meremas2 kontolnya yang diposisikan tidur. Terlihat kepala kontolnya yang hampir keluar dari celana boxernya.
Jesslyn terlihat menggigit bibir bawahnya. Rupa rupanya dia terangsang hanya dengan melihat kontol Tony tercetak jelas dari luar celana.
Jesslyn: “Gede juga Ton…hehe” Tanpa sadar Jesslyn keceplosan dan langsung memingkemkan mulutnya.
Tony merasa bangga karena mendengar pengakuan jujur dari wanita secantik Jesslyn pun semakin diatas angin.
Tony: “lo cantik banget sih Jess pake baju tidur itu gw bisa ngecrot nih kalo lo buka.” Ujar Tony sambil meremas remas kontolnya yang diposisikan tidur sehingga kontolnya tercetak dari celana boxernya.
Jesslyn: “hmm… enak aja… gw ud punya laki Ton…”
Tony: “kan laki lo udah tidur…gue ga akan cerita siapa2 deh plis..tadi lo uda gw ajarin sampe orgasme enak. Gantian donk..”
Tony bisa melihat Jesslyn tidak lagi memalingkan wajahnya dan malah menggigit bibir bawahnya dan tersenyum2.
Tony: “Tuh lo uda ga pake BH lagi ya? Keliatan pentil lo tuh…”
Jesslyn: “iyalah kan gue uda mau tidur.”
Tony: “bantu gue yaa kan elo udah keluar gw belom…”
Jesslyn: “Bantu apa Ton..?”
Tony: “Remes dikit tete elo.” Tony terlihat memasukkan tangannya ke dalam celana boxernya mengocok kontolnya
Jesslyn: “Kaga ah…malu…”
Tony: “ga usah malu dari dalem aja…kyk gue gini remes2 kontol gue. Biar gw cepet keluar aja… Ohh…seksinya elu Jess..”
Jesslyn: “Gini aja ya”
Jesslyn dengan malu2 memasukkan tangan kirinya dari bawah baju tidurnya dan meremas payudaranya.
Tony:”ohh…iya Jess. Seksinya..elu..jess..”
Tony yang tidak mau cepat keluar sebenarny pura2 mengocok kontolnya. Tangannya tidak benar2 menggenggam kontolnya.
Baju tidur Jesslyn yang diangkat lewat bawah memperlihatkan perut dan pusarnya yang seksi.
Jesslyn yang benar2 meremas payudaranya malah jadi terangsang kembali oleh ulahnya.
Tony: “jangan lupa pentil elo juga puterin”
Jesslyn: “iya…udah cepet…keluarin peju lo..” Tak henti2nya Jesslyn meremas dan memilin putingnya sendiri.
Jesslyn: “ehmm…gede Ton..” Jesslyn lagi2 keceplosan.
Tony: “body lo seksi banget Jess. Perut lo, toket lo semua sempurna..”
Jesslyn: “Masa sih…gombal ah…”
Tony: “Jess..biar cepet kluar remes dari luar aja. Tapi tali baby doll lo turunin aja dikit yg kiri..”
Tony memancing Jesslyn agar perlahan2 membuka bajunya. Ia sangat ingin melihat payudara seksinya.
Jesslyn: “Gini..?” Jesslyn yg sudah bernafsu malah semakin memberikan lebih kepada Tony.
Tony: “iya iya…terus lanjut lagi remes toket elo…iyaa…ohh mantep toket lo Jess.”
Jesslyn: “kok lama sihh…”
Tony: “iya gue emang lama.. turunin lagi donk tali yg satunya lagi..biar cepet kluar.”
Jesslyn: “iya…udah cepet…”
Sekarang mereka malah saling bermasturbasi.
Tony: “turunin dikitt Jess gw mau liat belahannya aja biar cepet kelar…”
Jesslyn: “gini?? Ahh…”
Tony: “Lo jg enak kan..nih gw kasi liat..” Tony tiba2 menarik turun celananya dan memperlihatkan kontolnya yang sudah ngaceng maksimal.
Jesslyn: “Toonn…gede banget…” Jesslyn semakin terbawa suasana. Tanpa sadar baju tidurnya semakin terbuka..
Tony: “Gue udah mau keluar..liat Jess..oohh toket lo seksi remes2 gantian kiri kanan..iya gitu….”
Tony: “Turunin baju lo Jess remes langsung aja toket lo biar enak.”
Jesslyn menurunkan baju tidurnya dan secara langsung meremas payudaranya. Tanpa sadar terbawa nafsu memperlihatkan payudara kirinya seutuhnya dengan pentilnya yang berwarna pink. Sungguh menggoda sekali.
Tony: “ohh..gue udah mau keluar cantik…Gila toket lo montok seksi. Toket paling bagus yang pernah gw liat.”
Jessyln termakan rayuan dan pujian Tony malah membuka payudara sebelah kanannya dan meremasnya. Tanpa dipancing seperti ini takkan pernah Jesslyn yang setia dan polos melakukan hal seperti ini. Tony orang kedua selain suaminya yang melihat keindahan payudaranya secara langsung bahkan Tony bisa bermasturbasi sambil melihatnya.
Tony: “iya gitu…pencet pentil elo..”
Jesslyn: “aaahh Ton….”
Rupanya malah Jesslyn yang keluar lebih dulu..tak lama kemudian disusul oleh Tony yang memuntahkan lahar panasnya dengan banyak sekali. Jesslyn sampai merinding melihatnya.
Tony: “makasih ya Jesslyn cantik…muachh”
Jesslyn: “Sama2..Ton…”
{next}
Saat pagi tiba…
“Apa yg udah gue lakuin kemaren…aduh kenapa jadi video call begitu sih sama si Tony. Kmrn toket gue keliatan banget ga ya.” Ada sedikit penyesalan di hati Jesslyn.
“Pagi sayang….” Andy mengagetkan Jesslyn yang sedang sarapan.
Jesslyn: “Aduuh…yank..ampe kaget jgn ngagetin begitu..”
Andy: “Ngagetin gimana sih..perasaan biasa aja. Kamu aja yg bengong aja drtd mikirin apa sih?”
Jesslyn: “ngga ga bengong kok. Cuma mikirin gimana besok aja di pameran bakal banyak cowo yg godain ga ya. Soalnya risih banget roknya pendek banget seragamnya nih.” Ujar Jesslyn berbohong.
Andy: “Emang udah resiko kerjaan kan. Yang penting ngga ada yg keterlaluan aja kan.”
Jesslyn: “Emang aku secakep itu ya mas? Tiap pameran ada aja yg ngegoda, ngajak kenalan lah, minta nomor WA lah. Risih juga.”
Andy: “Kalo sekedar kenalan aja mah gpp donk yank. Kan namanya juga kamu harus kenal sm pembeli biar akrab. Trus dibeli deh jualan kamu. Kalo nomor WA mah kasi aja nanti tinggal kamu blok aja kan. Gitu aja kok repot.”
Jesslyn: “Iya ya. Yang penting penjualan aku banyak ya nanti. Dan dapet bonus.
Tak lama kemudian suara klakson Tony pun terdengar kembali. Andy mengantar Jesslyn sampai ke pintu depan.
“Memang pendek banget itu roknya.” Andy menatap istrinya berjalan ke mobil Tony berlenggak lenggok. Ketika dia buka pintu dan duduk roknya semakin tertarik ke atas dan semakin terlihat pendek sekali.
“Mungkin hanya 5 cm dibawah selangkangan pas duduk di mobil.” Pikir Andi.
Pikir Andy, beruntung sekali si Tony bisa berteman dekat dengan binor cantik seperti Jesslyn, apalagi jadi manager SPG pasti Tony banyak dekat dengan wanita. Pastilah sudah banyak pengalamannya.
“Si mesum itu ngapain aja sama Jesslyn di dalem mobil. Pasti nafsu dia liat paha Jess yg putih mulus dengan rok sependek itu dalem mobil.” Andy memikirkan hal2 yang mungkin saja terjadi.
“Ah daripada penasaran denger aja lewat HP Jesslyn.”
Andy beranjak dan menyalakan aplikasi penyadapnya mode kamera. Dengan mode kamera dia bisa melihat apa yg HP jesslyn lihat lewat kamera depan dan belakang juga mendengar suara disekitar HPnya.
“Rahasia terjamin. Pokoknya kalo butuh apa2 bilang aja sama gue.” Andy dapat mendengar jelas suara Tony.
Tony: “Tapi hot banget lo kemaren Jess sumpah. Hahaha.”
Andy bingung mendengar perkataan Tony. “Apa maksudnya Jesslyn kemarin hot? Apa yg mereka lakukan?” Andy penasaran dan terus mendengar.
Tony: “Biar laki lo cepet naek kalo sama elu ya lu jgn kasih sering2 kalo minta jatah tolak aja. Blg aja lagi dapet.”
Jesslyn: “Apaan sih ah..gw jadi malu Ton ah..”
Tony: “Ngapain sih malu sama gue.”
“Plak..” Terdengar suara tepukan.
Jesslyn: “Ihh…awas”
Tony: “hehe sori..abis paha lu mulus banget. Gue kan cowo normal. Barang bagus depan mata ga tahan juga.”
Andy: “Tuh kan sialan si Tony. Pegang2 paha bini gua.”
Tony: “hehe… abis video call sama gue enak kan…keluar ampe 2x. Hot banget Jess. Lo bener2 seksi pake baju tidur kmrn. Toket elu menantang banget lu remes2 begitu. Gue keluar banyak banget…”
Andy: “hah? Jadi semalem Jesslyn video call dengan Tony sampe remas2 toket? Kok mau dia?” Perasaan Andy bercampur aduk antara cemburu, marah,dan tegang. Celananya kembali menggembung dan sempit membayangkannya.
Andy melihat layarnya gelap.”Yaah itu HP masih ditaruh di tas. Coba gw WA dan miscall ah biar dikeluarin.”
Jesslyn: “kan ngomongin itu lagi…gue jadi malu tau ih..” Jesslyn mencubit pinggang Tony.
Sambil mengambil HPnya membaca WA Andy yang sekedar berkata hati2 di jalan. Dan meletakkan HPnya di samping pintu mobil. Posisi yang sempurna bagi Andy. Meskipun dari pintu mobil dia hanya bisa melihat persneling mobil dan paha Jesslyn.
Tony: “aw aw…”
Jesslyn: “Dah buruan nanti telat.”
Tony: “Telat apanya. Briefingnya nanti jam 11. Haha”
Jesslyn: “Yee. Trus ngapain lo jemput gue jam sgini..stres lo ya…?”
Tony: “jalan2 aja kita. Gue demen jalan2 berdua sama cewe seksi secakep elo Jess.”
Jesslyn: “Yee…gombal…Tapi makasih banget Ton..kemaren gue bener2 kentang…laki gue lagi kecapean kerja kyknya. Naeknya agak susah keluarnya juga cepet.”
Tony: “Santai aja Jess. Kapanpun lo butuh bantuan gue selalu ada. Lagipula ngga selalu kecapean juga kok penyebabnya. Bisa aja memang lagi ga kepengen.”
Tony mulai mengompori Jesslyn. Andy yang mendengar semua itu mengepalkan tinjunya, darahnya mendidih mendengar istrinya curhat dan membuka masalah ranjang dengan Tony.
Jesslyn: “kok bisa ga kepengen Ton? Gw kurang seksi? Kurang cakep?”
Tony nyengir sesaat karena pancingannya berhasil.
Tony: “Oo jelas ngga. Untuk lelaki NORMAL.. elu itu lebih dr seksi dan cakep Jess. Body lo bagus, toket lo seksi, apalagi paha lo panjang ramping begini kaki lo. Kurang apa lagi?”
Jesslyn: “Apa laki gue yg ga normal?”
Tony: “ngga juga. Buktinya dia masih bisa kan walaupun agak susah berdirinya. Lelaki itu demen cewe binal. Terus juga daleman lo harus bisa muasin dia. Punya lo harus sempit. Caranya ya bgitu lo harus sering2 gesek2 selangkangan lo pake tangan. Kan udah gue ajarin. Makanya belajar. Gue siap kok ngajarin elo. Hahaha.”
Jesslyn: “Terus kalo elu sama bini elo biasa lo gituin juga?”
Tony: “gue juga sering kok coliin bini gue begitu. Bahkan ampe masukin jari gue. Gue cari2 itilnya.. baru gw pelintir2. Sambil tangan gue remes2 toketnya sama pentilnya. Biasanya kalo sama gue mpe keluar muncrat banyak. hahaha.”
Jesslyn: “hahaha. Dah pengalaman banyak lo ya?”
Tony: “maklum lah gue kan pejantan tangguh. Hahaa. Cerita begini celana gw jadi sempit sial. Mana rok lo pendek begitu.”
Sambil bercerita Tony bisa melihat nafas Jesslyn sedikit berat dan ngos2an. Dadanya naik turun menandakan dia juga sedikit terangsang. Kondisi jalan yang agak macet dan jauh sangat mendukung suasana mesum di dalam mobil ini.
Apalagi Tony juga menyetel lagu2 classic seperti di latar film2 porno.
Tony sangat ahli dengan wanita. Dia sudah mempersiapkan segalanya.
Tony: “Nihh gue ajarin biar elu kalo sendiri bisa nih kalo lagi kepengen. Namanya juga penganten baru lagi kepengen2nya. Ya kan?”
Pertama lo bayangin toket elu dikenyot sama cowo. Sambil lo bayangin lo remes toket elu juga. Sambil tangan elu juga gesek2 memek elo. Terus itu cowo ngelus2 paha elu kayak gini.”
Tony meletakkan telapak tangannya dan mengelus paha Jesslyn membuat Jesslyn sedikit terangsang dan bulu kuduknya naik.
Jesslyn: “jgn pegang2 paha mulu donk ahh malu ntar keliatan dari luar.”
Tony: “Ngga papa. Kaca film gue gelap kok. Lagian cuma paha ini kan. Ga akan keliatan dari luar. Ssshh mulus banget paha lo Jess”
Andy: “Sial. Mau apa si Tony sama bini gue. Skrg pegang2 paha bini gue lagi.”
Tony: “Lo merem aja. Itung2 latihan buat elu nanti. Supaya kalo lo lagi kepengen lo udah bisa sendiri Jess.
Tony: “Lo bayangin tuh ada cowo ganteng. Kontolnya gede lg ngisep2 pentil elu sambil remes2 toket elo.
Sambil berkata demikian Tony memarkirkan mobilnya disamping ruko kosong yg sepi jauh dr jalanan.
Jesslyn yang sedang menutup matanya menikmati elusan tangan Tony di pahanya tidak menyadari hal itu.
Jesslyn seperti terhipnotis dan menuruti perkataan Tony. Ditambah suasana mobil yang dingin dan musik yang mendukung.
Jesslyn pun hanya diam saja saat Tony mengelus dan meraba2 paha mulusnya yang mengenakan rok yg sangat pendek.
Tony merangsang Jesslyn dengan mengelus lututnya dengan gerakan melingkar dan kemudian naik ke atas ke pahanya.
Tony melakukannya berulang2 membuat nafas Jesslyn semakin memburu. Terkadang saat mengelus pahanya sengaja jari kelingkingnya masuk ke dalam rok Jesslyn hampir menyentuh selangkangannya yang terbalut celana dalamnya.
Tony: “Nih…lo remes donk toket lo pake tangan elu.”
Jesslyn: “Nanti lecek Ton…”
Tony: “Buka lah kancingnya…”
Jesslyn: “Yee..keenakan elo…”
Tony: “kan tangan elo masukin dr samping sayang. Kaga dibuka semua lah… Sini gue bantu.”
Jesslyn malah diam saja saat Tony membuka kancing bajunya. Tony sadar Jesslyn sudah masuk perangkapnya. Tidak lama lagi ia bisa menikmati tubuhnya.
Padahal saat Tony membuka kancing bajunya ia sudah bisa melihat payudaranya yang terbungkus BH berwarna Pink yg seksi. Dia memasukkan tangan kiri Jesslyn ke dalam bajunya dan menutup kembalinya baju nya agar Jesslyn juga nyaman…agar lebih nyaman lagi Tony merebahkan sandaran kursi Jesslyn.
Tony: “Pink lagi. Seksi banget toket elu emang”
Jesslyn hanya tersenyum dan langsung meremas payudara kanannya dengan tangan kirinya.
Tony: “Iya gitu Jess. Remes yang kenceng. Masukin tangan elo ke dalam BH. Mata elo merem aja. Gue cerita lagi biar elo menghayati.”
Tony: “Elo bayangin Jess itu cowo yang ganteng remes2 toket elu dr belakang sambil tangannya ngelus2 paha elu. Terus naik turun paha elu dielus. Toket elu juga diremes. Pentil elo dipelintir. Apalagi tuh cowo juga maenin memek elu. Itil elo diputer2. Digesek2 juga. Enakk banget Jess rasanya..”
Jesslyn: “Ehh.mmm…ahh…” Jesslyn mendesah sambil meremas remas payudaranya.
Dari HPnya andi bisa melihat bahwa tangan Tony terus menerus mengelus elus paha istrinya.
Yang Andi tidak tahu sebenarnya sedikit demi sedikit jari kelingking Tony saat mengelus paha Jesslyn menggesek2 celana dalam Jesslyn merangsang vaginanya sedikit demi sedikit.
Tiba2 tanpa disadari Jesslyn, Tony mengambil HP dari kantongnya dan merekam aktifitas Jesslyn. Sekitar 1 menit lamanya. Lalu kembali memasukkan hpnya.
Tony: “Jess coba ngangkang yg lebar. Tangan kiri elo gesek memek lo dr luar CD elo. Pasti makin enak.”
Jesslyn pun melakukan apa yang disuruh oleh Tony.
Tony: “lo bayangin itu cowo megang2 memek elo nyubit2 memek elo sambil remes2in toket elo..”
Jesslyn: “Ahh…ehmm..hmmm. enak Ton..”
Jesslyn kini semakin cepat meremas payudaranya dan memainkan vaginanya dari luar celana dalamnya.
Tony: “Enak ya Jess..”
Tony membiarkan Jesslyn menikmati selama kurang lebih 5 menit.
“Nih sambil nonton bokep.” Tony kemudian mengambil HPnya dan menyetel film porno dan menaruh HPnya di dashboard.
Jesslyn kini semakin aktif merangsang dirinya sendiri sambil nonton bokep.
Tangan kiri Tony yang sedari tadi mengelus paha Jesslyn beralih memegang tangan kanan Jesslyn yg menggesek2an vaginanya.
Tony: “Sini biar gw yg ngajarin elu.”
Tony menarik tangan Jesslyn yang ada di vaginanya dan menggantikannya dengan tangan kanannya. Dengan lihainya Tony mempermainkan vagina Jesslyn dengan tangannya. Wajah Jesslyn terlihat merah menahan nafsunya.
Jesslyn: “Ehh…Ton… kok elu yang…ahhh…oohh…enak Ton..”
Tony: “Nikmatin aja cantik…tangan lo fokus di toket aja.”
Video porno di HP Tony menampilkan seorang wanita yang tiduran sambil memberikan oral seks kepada sang pria. Sementara sang wanita juga sambil memainkan vaginanya.
Jesslyn: “Ahh enak Ton…hmmm…”
Tony: “Enak ye?? Enakan pake tangan gua kan drpd tangan elo…Tangan gue lebih pengalaman…hehehe”
Andy terbelalak kaget. Kini Tony semakin keterlaluan tangannya menggantikan tangan Jesslyn memainkan vaginanya.
Tony: “Shhh seksi bener lo Jess…”
Jesslyn: “emmhh…kok kita jadi gini Ton… gue ud punya suami Ton…”
Tony: “Santai aja cantik. Ini bukan selingkuh. Gue cuma ngajarin gimana cara mainin vagina elu biar tmbh sempit dan biar lo makin mesra sama laki lo.”
Jesslyn: “tapi…ahh…”
Tubuh Jesslyn mengkhianatinya. Mulut dan akal sehatnya masih memikirkan suaminya tapi nafsunya yang sudah ke ubun2 mengalahkan semuanya itu.
Permainan Tony di vaginanya terlalu enak..
Tony:”Lebih enak kan Jess drpd pake tangan sendiri…laki lo bisa gini ga Jess..?” Tony mempermainkan perasaan Jesslyn.
Jesslyn: “Gak bisa…ohh…hmmm…”
Tangan Jesslyn nampak semakin cepat meremas payudaranya.
Tony: “Gini caranya sayang…”
Tony dengan tangan kirinya tiba2 meremas payudara kanan Jesslyn dari dalam BHnya. Tangan Tony dengan lihai memainkan puting payudara Jesslyn yang sudah mengeras.
Tony: “Sekarang lo bayangin Jess kontol itu cowo masuk ke dalam memek elo…”
Jesslyn: “Iyaa…hmm enak Ton.
Tangan kanan Tony menyingkap celana dalam Jesslyn dengan cepat dan perlahan mencari klitoris Jesslyn yang sudah menegang dan memelintirnya.
Jesslyn: “Ehhh…aahhh…Ton..lo apain memek gue…”
Jari tengah Tony dengan lihainya beraksi merangsang vagina Jesslyn yang sudah sangat becek..
Jesslyn: “Ohh Ton… jago banget tangan elo…ahhh…dasar lo playboy..hmmm”
Tony: “Tapi lo suka kan..?”
Wajah Tony menunduk dan dengan tiba2 melumat bibir Jesslyn dan lidahnya masuk ke mulutnya. Pertempuran lidah antara Jesslyn dan Tony pun tak terhindari.
Tony dengan lihainya dengan segudang pengalamannya merangsang wanita merangsang Jesslyn dengan lidahnya dan tangannya.
Diam2 Tony membuka resleting celananya dan mengeluarkan kontolnya tanpa sepengetahuan Jesslyn.
Tony sangat lega ketika kontolnya akhirnya keluar dari sarangnya…
{next}
Di pinggir jalan sebuah mobil terparkir. Sepasang muda mudi pengantin baru sedang asyik di dalamnya. Tapi meskipun pengantin baru mereka bukanlah pasangan sah masing2.
Pasangan sah dari wanitanya malah asyik menguping dan mengintip lewat HP istrinya.
Andy: “Sial…Diapain itu Jesslyn sama Tony? Moga2 ngga diapa2in bini gue sama Tony. Moga2 cuma ciuman aja plis…Kok mereka ngga berangkat kerja cuma di mobil aja?”
Jelas ini hanya siasat Tony biadab itu. Sebenarnya meeting mereka diadakan pukul 11. Tetapi malah Jesslyn dijemput jam 7 seperti biasa.
Tony: “Muachh….luar biasa ciuman elu Jes. Bibir lo seksi. Tapi ciuman lo masih amatiran. Mau ya gue ajarin ciuman biar lo bisa muasin suami elo. Gue mau kok ini semua demi elo Jess.”
Andy: “Gombal berengsek…”
Andy marah cemburu dan kesal mendengar ini semua. Parahnya lagi ia hanya bisa mengintip lewat HP Jesslyn. Dan hanya bisa melihat sedikit yaitu bagian bawah tubuh Tony dan Jesslyn karena posisi HP Jesslyn diletakkan di hand rest pintu.
Tony: “hmm…mmhh..slrrpp…”
Jesslyn: “hmm…ohh…hmm..ehmmm..”
Andy kesal karena hanya sebatas mendengar suara saja. Dia bahkan hanya melihat tangan Tony yg dia perkirakan sedang bergerilya di dada Jesslyn karena hanya bbrp cm diatas pahanya.
Tony: “Lo cantik banget Jess kalo kayak gini. Andaikan elo istri gue. Pasti kita tiap hari indehoy begini Jess…”
Jesslyn: “Ngomong apa sih Ton…gua udah…emhh…hmmm…mmhhh”
Omongan Jesslyn terputus karena bibirnya kembali dilumat oleh Tony. Tangan Jesslyn yang tadinya mendorong kecil tubuh Tony sekarang malah memegang rambut dan tangan Tony.
Sambil melumat bibirnya tangan kanan Tony dengan cepat membuka kancing kancing kemeja Jesslyn dan segera meremas payudaranya dgn bernafsu tanpa melepas kuluman di bibirnya.
Mulut Tony lihai menyedot nyedot bibir Jesslyn. Lidahnya juga dengan intens tanpa memberi ampun kepada lidah Jesslyn terus menerus merangsang lidahnya dan langit2 mulutnya dan bertukar air liur.
Tony: “Ahh…toket lo montok Jess. Bagus banget bentuknya. Gue suka..”
Tony terus memuji Jesslyn hingga Jesslyn terbang ke awang2 dan lupa dengan suaminya yang jarang memuji keseksian tubuhnya. Maklum sang suami bukanlah playboy seperti Tony.
Jesslyn memberikan senyum terbaiknya dipuji oleh Tony dan diperlakukan bak tuan putri. Dia pun turut membalas melumat bibir Tony ketika Tony menyerang bibirnya kembali. Kali ini Jesslyn yg lebih agresif dengan lidahnya.
Puas meremas payudaranya tangan Tony bergerak ke belakang dan melepas kaitan BH Jesslyn.
Kini kedua payudara Jesslyn terbebas.
Tony: “Wow..toket paling bagus yang gw pernah liat. Mimpi apa gue. SPG tercantik dan terseksi di tim gue yang dihayalin cowo2 ketika pameran. Sekarang terpampang jelas depan mata gue.”
Andy: “ahh…Tony udah bisa liat toket Jesslyn yang seksi itu. Kebanggaan gue…”
Tanpa sadar Andy mengeluarkan kontolnya yang sudah keras maksimal dan mengocok perlahan.
Jesslyn: “Hahaha…Apaan sih Ton…ahh…”
Jesslyn mendesah dengan keras ketika payudaranya diremas dengan lembut dan pentil pinknya dipilin oleh tangan Tony.
Putingnya langsung dipelintir oleh Tony dengan lihainya dengan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya bergerilya di dalam rok pendek Jesslyn merangsang vaginanya dan juga meremas2 pantat Jesslyn dari luar celana dalamnya .
Diam2 Tony menggenggam tangan Jesslyn dan memindahkannya ke kontolnya yang sudah tegak.
Bagai terhipnotis tangan Jesslyn menggenggam kontol Tony dan meremasnya.
Mulut Tony dengan perlahan melepas ciumannya dengan Jesslyn.
Tony: “Ini namanya kontol laki perkasa Jess. Tangan elu jd keliatan kecil ya. Hehe.”
Jesslyn: “Ihh keras banget Ton.”
Tony: “Tangan lo halus banget sih Jess”
Tony: “Gue ngga pernah sekeras ini sama cewe2 lain Jess. Cuma sama elu aja. Kocokin Jess”
Andy: “Apa? Sekarang Tony sudah dikocok kontolnya oleh Jesslyn? Yank…apa yg kamu pikirin?”
Terlambat bagi Andy. Kontolnya yang tidak ada apa2nya dibandingkan kontol Tony tidak akan terlihat menarik lagi. Wanita manapun akan tergila2 dengan batang Tony yang memang ada keturunan arab sehingga ukurannya di atas rata2. Apalagi pengantin baru yang kurang pengalaman seperti Jesslyn.
Tony mengeluarkan pujian mautnya dan langsung menunduk dan melahap payudara kanan Jesslyn yang seksi juga tak lupa mengulum dan menjilat putingnya dan tangan kanannya kini kembali merangsang vaginanya.
“Binor memang mantap…apalagi pengantin baru.” Pikir Tony dalam hati.
Tangan Jesslyn yang halus mengocok kontol Tony dengan perlahan.
Jesslyn: “ohh yahh…Ton..enak…ahhh…” Jesslyn mendesah ketika jari Tony dimasukkan ke dalam vaginanya.
Andy yang sedari tadi mengocok kontolnya mendengar dan menyaksikan aksi mereka walaupun hanya bisa mengintip sedikit sudah di ambang batasnya Andy juga hampir keluar.
Tony: “oowhh…tangan lo juga enak…halus, lembut…”
Jesslyn: “ohhh..hmmm…hmm..uh…Ton gue mau pipisshh…ahh..”
“Keluarin aja Jess jangan ditahan2 itu namanya squirt.” Tony bisa merasakan Jesslyn sedang diambang orgasmenya.
Jesslyn: “Aahh…”
“Crrtt Crttt….”
Cairan kenikmatan Jesslyn muncrat sampai ke kaca mobil. Sungguh suatu kebanggaan bagi Tony bisa membuat wanita cantik ini squirt dengan nikmatnya. Saking nikmatnya kontol Tony yang sedari tadi dipegang oleh Jesslyn diremas dengan kencang.
Jesslyn: “Ehh sori ya Ton…hehe”
Tony: “kok sori sih… gpp lagi. Gue jg seneng bisa bikin lo puas.”
Jesslyn: “Lo belum kluar ya Ton? Lama banget. Biasa laki gue ga lama gue kocok udah keluar.” Jesslyn keceplosan membuka urusan ranjang mereka.
Sungguh ironis. Ketika Jesslyn berkata seperti itu Andy yang sedang menguping benar2 keluar dan muncrat. Spermanya meleleh turun keluar dari penisnya mengalir turun membasahi jarinya dan menetes ke lantai.
Andy hanya bisa termenung menyandarkan kepalanya di meja. Sedangkan di HPnya terus terdengar suara erangan Tony yang sekarang keenakan dikocok oleh istrinya yang sekarang takluk terhadap playboy kakap teman kantornya dan menjadi salah satu korban keperkasaan Tony menaklukkan wanita.
Jesslyn: “Jari gue pegel Ton…elu ga keluar2..”
Tony: “Lo ga biasa megang kontol gede sih Jess. Hahhaha. Ya udah biar gue cepet keluar lo kasih gw pemandangan hot donk…”
Jesslyn: “Gini…?”
Jesslyn kemudian meremas-remas payudaranya sendiri berusaha supaya Tony cepat keluar dan membalas jasanya. Sedangkan tangan kanannya mengocok kontol Tony dengan semakin kencang.
Tony: “Ohhh iya…seksi banget…”
Tangan Tony yang menganggur juga nakal ikut meremas payudara Jesslyn yang satu lagi dan meraba2 paha mulusnya.
Jesslyn: “Ton…Gua suka punya elu…”.
Tony: “erh..punya gue apa sayang? Bilang kontol donk..”
Jesslyn: “iya kontol…”
Tony: “Iya gue suka kontol elu.”
Jesslyn: “Gimana donk biar cepet keluar Ton..?”
Tony tidak menjawab dan hanya menggerakkan kepalanya melirik ke HPnya yang masih memutar video porno yang kebetulan sedang menayangkan adegan oral.
Jesslyn melotot dan menggelengkan kepalanya…
Jesslyn: “Gak yaa…ama laki gue aja gue belom pernah. Wee”
Tony: “Tapi gedean mana sama punya laki lo?”
Jesslyn terdiam tidak menjawab dan tersenyum sembari terus mengocok kontol Tony.
Tony: “Kok ga dijawab…jawab donk biar cpt keluar…hehehe”
Jesslyn: “Iyaah gedean punya elu Ton…”
Tony pun tidak menahan-nahan lagi dan kontolnya pun mengeluarkan semua lahar panasnya yang beterbangan mengenai setirnya.
Baginya menaklukkan binor dan mendapat pengakuan langsung bahwa dia lebih dari suaminya si binor itu prestasi luar biasa dan membuat dia terangsang hebat.
Apalagi binor nya adalah pengantin baru chindo yg cantik jelita seperti Jesslyn.
Jesslyn: “Aww banyak banget Ton…”
Tony: “Iya..yang ngocokin cantik dan seksi banget sih…hehehe.”
Jesslyn: “Gombal lo dasar playboy…udah ya..besok2 jangan gini lagi…Gw ud punya laki…inget…” Wajah Jesslyn terlihat semakin imut dan menggemaskan ketika berkata seperti itu.
Tony: “Iya kecuali elu yg minta.”
Jesslyn: “No..no..***k bakalan…wee..ini terakhir..”
Jesslyn bergegas mengancing bajunya dan merapihkan seragamnya.
Tony: “(Liat aja..nanti elo yang bakal minta…hehehe)” Ujar Tony dalam hati.
Andy pun mematikan aplikasinya dengan perasaan kesal karena aplikasi itu sangat menguras baterai HP jesslyn.
Hanya tersisa 15 persen baterai HPnya.
Mereka pun sampai di kantor mereka lebih awal untuk meeting dengan pihak Toyota.
Meeting berjalan dengan lancar. Pimpinan marketing regional toyota sangat kagum dengan kepintaran Jesslyn yg dapat menghapal dan mengerti spesifikasi mobil dengan cepat meskipun bukan di bidangnya.
Sang bos yg bernama Susanto masih terlihat gagah di usianya yang hampir 50 tahun dia sangat menyukai perempuan2 muda yg pintar, cantik dan seksi seperti Jesslyn.
Dia pun penasaran dengan Jesslyn dan bertanya kepada Tony saat break minum kopi bersama.
Santo: “Tony, kamu ada powerbank? HP saya lowbat lagi.
Tony: “Ada bos ini pake aja.”
Santo: “Naah akhirnya…omong2 itu SPG binaan kamu si Jesslyn itu bener cuma lulusan D1? Pintar sekali anaknya…”
Tony: “Ya memang bos. Dia SPG andalan kami untuk top brand seperti Toyota. Memang anaknya cepat belajar dan pintar.”
Santo: “SPG baru ya dia? Kok kamu ga pernah bawa dia sebelumnya untuk kami?”
Tony: “Iya bos. Baru sekitar 6-7 bulan dia sama kita.”
Santo: “Ooo..besok2 kalo ada pameran lagi kita mau pake dia lagi ya. Jangan yang lain. Kalo bisa jgn sesuai SOP agent yg random2 melulu. Kira2 kamu bisa atur ngga Ton? Nanti ada dari pribadi saya untuk kamu. Tenang saja”
Tony: “Bisa bos..untuk anda semua bisa diatur saya khususkan karena permintaan khusus dari bos.”
Tony: “Sepertinya tertarik sekali bos sama Jesslyn. Ngga biasanya pilih2 SPG nih si bos…hehehe.”
Santo: “Ya…selain pintar dia juga cantik dan membuat darah muda saya bergelora kembali…hahaha”
Tony: “ssst…Iya bos…bukan cuma situ… saya juga..Dia itu pengantin baru bos.”
Santo: “Ah masa? Pengantin baru? Binor donk…masih sedang hot2nya ya pasti. hehehe…”
Tony: “Iya bos…dah binor. Anaknya juga polos dan supel bos. Kalo bos sering2 memakai jasa kami nanti akan saya pertimbangkan kalau bos mau selalu pake dia bos..hehehe.”
Santo: “Ya ya…lumayan juga ya. Waktu presentasi tadi ngga konsen saya ngelirik dia mlulu. Kalau saya perhatiin mirip penyanyi jebolan idol itu yang nyanyi Sang Dewi.
Tony: “Lyodra bos?? Iya memang mirip dia sama Lyodra. Hahaha. Tau aja si bos.”
Santo: “Selain itu apa mau dia menemani saya seperti menemani saya selama di jakarta seperti makan2 di cafe2, karaoke, dll?”
Tony: “Anaknya supel juga bos. Bisa diatur itu bos, itung2 entertain bos kalo mau….hehe”
Santo: “Sip…saya ada bbrp pameran lagi termasuk dengan kerabat2 saya di bidang lain. Nanti saya kasih ke kalian semua. Tapi inget perjanjian kita ya. Kamu WA no rek kamu nanti…”
Tony: “Tenang saja bos…bisa diatur…eh tuh anaknya dateng…”
Jesslyn: “Sore Pak Susanto…lagi ngopi nih..”
Santo: “Eh iya. Kamu namanya siapa tadi? Jesslyn ya? Perkenalkan saya Susanto. Manager marketing regional.” Ujar pak Santo yang menjulurkan tangannya menyalami tangan Jesslyn.
Jesslyn: “Betul saya Jesslyn, salam kenal pak.”
Tangan Santo sangat menikmati bersalaman dengan Jesslyn. Tanpa melepaskan pegangan tangannya dia mempersilahkan Jesslyn untuk duduk bergabung dengan mereka.
Ssanto: “Silahkan bergabung dengan saya dan Tony. Supaya rame aja nih…hehehe…”
Jesslyn: “Oh iya pak terima kasih. (Aduh kok ngga dilepas2 tangan gue).”
Santo pun melepaskan tangan Jesslyn dan menarik kursi untuk Jesslyn.
Jesslyn: “(hmm gentleman juga nih) Terima kasih pak.”
Santo: “kamu mau minum apa?”
Jesslyn: “Ohh ngga usah pak kebetulan tadi saya mau nyari colokan listrik mau ngecas HP. Beberapa hari ini HP saya lebih cepat berkurang baterainya.”
Santo: “oh iya silahkan pakai powerbank Tony saja nih saya sudah selesai. Gak papa kan Ton?” Ujar pak Santo yang langsung mencabut HPnya dan menyodorkan powerbank Tony.
Tony: “Ya gpp kok isinya masih banyak.”
Jesslyn: “Ehh ngga perlu pak itu untuk bapak saja. Saya bawa charger sendiri.”
Santo: “Gak papa kok HP saya masih cukup untuk nanti, di mobil saya juga ada powerbank ketinggalan di mobil tadi, sini HP kamu.”
Jesslyn: “Ya makasih banyak ya pak”
Mereka pun berbincang2 soal kerjaan mereka. Pak Santo tak lama kemudian mendapat panggilan di HPnya dan bergegas untuk segera kembali ke cabangnya.
Tony: “Jess, itu pak Susanto lagi gue lobi biar ngasih kerjaan banyak ke elo Jess. Katanya kerabat2nya banyak mau ada pameran di tahun ini. Nih gue lg loby biar semua dikasih ke agent kita dan SPGnya ambil dr agent kita. Terutama elu. Siap2 kebanjiran job nih kalo loby gue berhasil.”
Jesslyn: “Masa Ton? Wah makasih banyak ya Ton.. lo baik banget sih sama gue. Kalo bisa usahain sampe dapet ya…banyak cicilan…hehehe”
Tony: “Iya. Lo kan temen terbaik gue di sini.”
Tony: “Temen tapi mesra. Hehehe.. kalo goal bisa x gue dpt sesuatu lagi….” Ujar Tony sambil berbisik.
Jesslyn: “Apaan sih ah.. ada deh nanti gue traktir makan…”
Tony: “Makan doank mah udah biasa…gue maunya makan elu..hehehe…Eh ngomong2 pengantin baru mau diajarin lagi ga cara muasin suami? Biar tmbh cinta dia sama elu…”
Jesslyn: “Ngga…gue udah bisa…wee” Ujar Jesslyn sambil bangkit berdiri hendak ke WC.
Tony: “Hehehe…”
Setelah Jesslyn masuk ke WC di cafetaria tersebut Tony iseng melihat HP Jesslyn yang sedang dicas di powerbanknya. Meskipun dikunci dia tahu pola kuncian HP jesslyn karena sering mengintip Jesslyn membuka pola di HPnya.
Tony: “(Kepoin galerynya lagi ah..siapa tau ada yg hot. Hehe). Ujar Tony dalam hati sambil melirik ke arah WC.
Setelah membuka HP Jesslyn dia melihat aplikasi diary. Tony geli memikirkan hari gini masih ad yang nulis diary.
Iseng dia pun membuka aplikasi itu dan banyak curhatan Jesslyn di sana.
Tony: “Haduuhh bnyk bener. Aplikasinya apa namanya nih…gw catet dulu loginnya.”
Setelah itu ia pun membuka galeri foto. Alangkah terkejutnya dia melihat video pendek berisi Jesslyn yang sedang telanjang bulat naik turun di atas tubuh suaminya. Sepertinya divideo dari cermin oleh suaminya.
Rupanya itu video yang direkam oleh Andy diam2 ketika dia berhubungan badan. HP Jesslyn dan Andy yang sama2 menggunakan merk dan casing yg sama sampai ke wallpaper yg sama membuat Andy mengira dia merekamnya dengan HPnya. Padahal dia merekamnya dengan HP jesslyn.
Tony: “(Anjirr….seksi banget nih anak…goyangannya buseett…itu toket ampe mantul2 bgitu. Itu body ramping perfect naik turun. Tapi mukanya kyk kurang puas. Kontol lakinya kecil kyknya. Hahaha. Mainnya juga kyk amatiran. Gue kirim ah…ke HP gue…forward…Anton….sipp…)”
Anton tak sabar menunggu video terkirim sambil membenarkan posisi kontolnya yg ereksi.
Tony: “Cepat2…ayo donk plis sinyal…yes terkirim.”
Setelah terkirim dia menghapus WAnya di HP jesslyn.
Tak lama kemudian Jesslyn pun keluar dr WC.
Jesslyn: “lo masih mau ngopi di sini Ton? Gue mau keluar dulu beli seblak sama Cynthia. Lo mau nitip ga?”
Tony: “Ngga dulu deh. Lagi ga kepengen jajan.”
Jesslyn: “Ya uda gue cabut dulu.”
Tony: “Oi HP nih…”
Jesslyn: “Oh iya…hehehe”
Tony: “Don..ada yang baru nih..” Tony kembali mengirimkan WA teman mesumnya si Dony.
Dony: “Yang baru apa mksdnya? Ga jelas beut dah…”
Tony kemudian mengirimkan video Jesslyn yang sedang menutup matanya sambil meremas remas payudaranya dari balik seragamnya yang seksi. Sedangkan tangan Tony sibuk meraba-raba paha mulusnya yang mengangkang lebar.
Dony: “WOW….buset gila lo bener2 pro abis… kapan tuh si Jess sampe sange begitu?”
Tony: “Tadi pagi…hot banget kan? Gue bego2in dia gue blg aja biar tmbh cinta lakinya sama dia dia kudu jarang kasi jatah. Kalo dia lg kepengen masturbasi aja. Tadi itu diem2 gue rekam pas gue ajarin. Hahaha.”
Dony: “Buset ga nyangka gue. Keliatannya pinter tapi polos banget ya. Kok mau aja dia sama elu kyk bgitu.”
Tony: “Ya ada caranya donk…dipancing2 mau dia. Meskipun jual mahal kalo di kantor.”
Dony: “Idihhh…ada lagi ga bro. Tadi lo ngapain aja sama dia di mobil?”
Tony: “Cuma sempet ngerekam satu ga berani sering2 gue kalo dia ga nyaman sama gue udah buyar. Dapet remes toket, nyipok, sama ngobel2 bro…lengkap udah…ampe keluar dia banyak bner. Hahaha”
Dony: “Serius lo bro? Jesslyn yang selama ini jual mahal sama cowo2, si pengantin baru bisa juga ya dia gue kira Cynthia doank”
Tony: “hahaha…kalo mau sih gue ada ide bagus bro. Itu si Pak Santo udah deal sama gue bbrp pameran toyota mau pake SPG dr kita semua yang penting ada Jesslyn. Naksir juga dia sama Jesslyn kyknya.”
Dony: “Trus? Ide lo gimana?”
Tony: “Gw baru dikasi uang tip sama pak Santo. Gw kudu ngatur si Jesslyn entertain dia…”
Dony: “Buset…Lo yakin dia mau?”
Tony: “Pasti mau lah. Tuh anak kaga enakan..Kalo ga mau gue blg aja pak Santo batal make dia.”
Dony: “Trus..trus..?”
Tony: “Tuh duit kita pake buat sewa villa di Bandung kemaren yang di Ciwidey tmpt kt ekse Cynthia sama Cyndi. Lo ajak Cynthia aja. Blg aja ada 2 kamar. Blg aja dia tidur sama Cynthia. Gue tdr sama elu.”
Dony: “Hahaha…iya iya paham…”
Selesailah hari yang melelahkan bagi Jesslyn. Jesslyn duduk di kursi depan mobil Tony hendak pulang ke rumah mereka masing2.
Tony: “Jalanan tumben lancar hari ni. Cape Jess?”
Jesslyn: “Bgitulah mayan bisa pulang pagian. Jam 3 udah sampe kyknya kt…Tapi gak papa cape asal ada hasilnya…Ya kan?”
Tony: “Tumben cape lo. Dari pagi udah cape sih ya? Hehehe…”
Jesslyn: “Ya cape ngocokin kontol elu lama bener kluarnya. Tuh juga itung2 bales jasa yaa.. Lain kali ngga ada lagi kyk gitu. Khilaf doank gue tadi.”
Cling…HP Jesslyn berbunyi pertanda Notif dari WA.
Andy: “Yank…aku lupa naruh kunci rumah di pot. Kebawa di tas kerja aku konci rumahnya. Hari ini lembur lagi…gimana yank?”
Jesslyn: “Aduh ayank gimana sih…Ya uda aku ke apartemen Cynthia dulu aja.”
Jesslyn kemudian mengirim WA kepada Cynthia.
Jesslyn: “Beebb…gue bs maen ke apartemen elo ga?”
Jesslyn: “(Lama bgt balesnya udah centang dua juga…)”
“Tuutt…Tuuuttt…” Jesslyn mengirimkan miscall ke HP Cynthia.
Cynthia: “Gue lg di GI beb sama Doni. Tar mau nonton”
Jesslyn: “Aduh laki gw belom balik. Lupa ninggalin konci lg.”
Cynthia: “Ke tempat Tony aja dulu beb…Pasti seneng tuh dia.”
Jesslyn: “Gile lo. Ada bininya x. Gue jalan aja kali ya”
Cynthia: “Terserah elo.”
Jesslyn: “Ton, kt jalan dulu aja ke mall apa kemana kek gitu. Laki gue lupa ninggalin konci rmh.”
Tony: “Ya udah kt karaoke dulu yuk.”
Jesslyn: “Boleh2…”
{next}
Jesslyn mengambil HP dan langsung mengirim pesan ke suaminya.
Jesslyn: “Yank…aku pergi karaoke sebentar ya sama tmen2 kantor rame2 ntar kalo km uda plg kabarin nanti kt lngs plg.”
Andy: “Karaoke dimana? Jgn plg malem ya. Brp org?”
Jesslyn: “Berempat aja sama tmen2 kantor. Belom tau nih cewe2 semua kok 4 orang.”
Jesslyn berbohong karena suaminya tdk akan mengizinkan dan ujung2nya berantem kalau tau cuma berdua apalagi dengan Tony.
Jesslyn: “Ton, gue baru sadar. Gue ke sana pake seragam begini gpp Ton?”
Tony: “Gpp lah. Mau gimana lagi. Masa mau beli baju dulu? Tenang aja gak bakal ada yg macem2in elo kalo ada gue. Kan gue bakal melindungin elo, lo kan bidadari gue, best friend.
Tony: “(sambil berbisik) with benefits.”
Jesslyn: “iihhh…Apaan sih lo?” Jesslyn memukul lengan Tony.
Tony: “hehehe. Dah sampe nih.. Ya udah yuk turun.”
Untuk menuju ke tempat karaoke tersebut mereka harus berjalan menyusuri ruko2 di kompleks sana karena tempat parkir yang jauh sedangkan di depan ruko parkirannya sudah penuh.
Ketika Jesslyn harus berjalan melewati cafe di salah satu ruko, pemuda2 yang nongkrong di sana membuat dia sangat risih dengan tatapan2 mereka.
Kalau bukan karena difoto untuk keperluan pendataan biasanya kalau meeting dia tidak mengenakan seragam pameran seperti ini. Seragam ini ketat dengan rok yang pendek memamerkan tubuhnya yang seksi dan paha mulusnya. Apalagi pantatnya ketika berjalan terlihat lenggak lenggok dengan seksi dengan rambut panjang yang dikuncir ekor kuda.
Tony tau Jesslyn ditatapi dengan tatapan birahi dan tersenyum bangga. Pasti mereka mengira Jesslyn adalah pacarnya.
Tatapan mereka seolah2 menelanjanginya. Semua pria pria yang ada disana pasti membayangkan betapa seksinya tubuh Jesslyn ketika telanjang.
“(Apalagi kalo kalian ngeliat dia bugil, bisa2 lihat aja sudah ngecrot duluan lo pada)” Ucap Tony dalam hati.
Jesslyn: “Lu sering ke sono Ton? Bagus ga dalemnya? Ini jauh banget dari parkiran.
Tony: “Iya kalo depan rukonya ga bisa parkir karena buat kaki lima. Kudu parkir di dalem. Gue udah langganan di sini. Udah kyk rumah kedua gue. Soundnya cukup bagus. Yang kerja di sini sodara sepupu gue kok.”
Setelah bbrp saat sampailah dia ditempat yang dituju.
Tony: “Lo duduk aja dulu Jess biar gw daftar dulu”
Jesslyn duduk di depan pintu masuk sedangkan Tony berjalan ke depan kasir untuk mendaftar. Tony terlihat sudah kenal akrab dengan kasirnya. .
Tony: “Oi..bob, room biasa masih ada?”
Bob: “Barang baru lagi aja Ton…heran gue sama elu dpt aja.”
Tony: “Hehe…kok heran. Gue gitu lho…yang ini belom gue icip. Masih pengantin baru.”
Bob: “Haaa pengantin baru?”
Tony: “sstt jgn kenceng2 bego tar dia denger malu dia. Nih buat elo.”
Bob: “Ya dah tuh naek. Udah gue unlock.”
Tony: “Minumnya nanti siapin kyk biasa ya. Buat gw yg sedotan putih.”
Bob: “Siapp…”
Setelah itu Tony pun bergegas menghampiri Jesslyn.
“Yuk udah dibuka roomnya.” Tony mengajak Jesslyn naik ke atas.
Mereka berdua pun naik tangga untuk ke atas. Tony mempersilahkan Jesslyn untuk naik terlebih dahulu. Tentu agar Tony bisa melihat pemandangan paha mulus Jesslyn dari bawah.
Tony: “(Anjir nih cewe…diliat ga bosen2. Pahanya seksi bener.)”
Dari bawah Tony bisa melihat hampir ke celana dalam Jesslyn karena roknya yg sangat pendek. Tony segera mempercepat langkahnya agar lebih dekat dengan Jesslyn.
Secara tiba2 dia meraba paha mulus Jesslyn dari bawah roknya.
Jesslyn pun menepis tangan Tony dan memelototinya.
Tony: “Jgn galak2 cantik…”
Jesslyn: “Banyak orang Ton…”
Tony: “Kalo ga ad orang boleh?”
Jesslyn tidak menjawab dan hanya memeletkan lidahnya saja dan menunjukkan cincin kawinnya.
Sesampainya mereka di room mereka segera masuk. Jesslyn yang memang hobi menyanyi segera memilih lagu kesukaannya dan bernyanyi beberapa lagu.
Setelah menyanyikan 2-3 lagu Tony menawarkan Jesslyn untuk memesan minuman.
Tony: “Gue mau jus lemon aja nih. Lo mau apa Jess?”
Jesslyn: “Sama deh gue juga jus satu”
Tony: “Lo tau ga? Tadi gue dikasi tau kalo lo bakal dikasi job untuk semua pameran di tahun ini sama Pak Santo.”
Jesslyn: “Hah yg bener lo Ton? Serius lo ga boong kan?”
Tony: “bener lah..Malah tadi Pak santo udah ngasih gue uang tip. Nih bukti transfernya.”
Jesslyn: “Waduh iya makasi ya Ton.hehehe…”
Tony: “Ayo lanjut nyanyi lg”
Tony melihat Jesslyn bernyanyi dengan sangat gembira. Dan saat jus pesanan mereka datang Jesslyn langsung meminumnya.
Walaupun suaranya tidak begitu bagus dan terkesan menyanyi asal2an Jesslyn sangat menyukai karaoke dan Tony sangat tahu itu.
Terkadang saat gantian Tony yang menyanyi Tony sengaja menggoda Jesslyn dengan merangkulnya mungkin karena merasa nyaman dan tidak ada orang lain yang melihatnya Jesslyn tidak menolak saat dirangkul dan dipeluk pinggangnya oleh Tony.
“Aku bisa membuatmu, jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta….kepadaku…” Tony menyanyikan lagu hits dari Dewa19 dengan sangat baik. Sampai2 Jesslyn kagum dengan suara Tony.
Tony memberikan mic nya kepada Jesslyn untuk gantian bernyanyi. Jesslyn kemudian memilih lagu legendaris yang menjadi soundtrack dari film Titanic. Kemudian mereka pun bangkit berdiri.
“Near, far, wherever you are
I believe that the heart does go on
Once more you open the door
[And you’re here in my heart
And my heart will go on and on”
Mereka bergantian bernyanyi dengan mic yang sama. Saat gantian Jesslyn yang bernyanyi Tony dengan sengaja mengelus2 leher Jesslyn bagian belakang, memeluknya dari belakang. Dan bernafas di belakang lehernya membuat Jesslyn terangsang.
Suasana yang romantis membuat mereka lupa diri. Tony memajukan wajahnya dan melumat bibir Jesslyn. Jesslyn pun tidak menolak saat dicium dan membalas lumatan bibir Tony.
Tangan Tony tidak mau rugi dan tidak tinggal diam. Sambil berciuman, Tony meraba raba dan mengelus paha Jesslyn dari bawah sampai atas sampai mengangkat rok pendek yang dikenakan Jesslyn.
Jesslyn: “Emmh…Ton….ah…”Jesslyn mendesah perlahan saat Tony meremas pantat Jesslyn dari balik roknya.
Jesslyn sangat horny dan terangsang. Akal sehatnya sebenarnya menolak dan tidak ingin mengulang yang aneh2 bersama Tony. Tapi entah mengapa tiba2 dia merasa sangat horny sekali.
Lagu yang diputar sudah selesai dari tadi. Tapi bukannya melanjutkan memilih lagu mereka malah asik berciuman dan mengadu lidah mereka dalam mulut masing2.
Tangan Tony yang sedari tadi meraba2 paha dan meremas pantat indah Jesslyn pindah ke depan dan meraba vaginanya dari balik celana dalamnya.
Tanpa buang waktu Tony menyingkap celana dalam Jesslyn dan mencari klitoris Jesslyn.
“Ton…ntar ada yg masuk ga?” Jesslyn tampak khawatir.
Tony: “Gak bakalan. Udah gue konci kok. Aman. Disini gue udah sering. Udah kenal sama semuanya…hmmm…emhh..” Tony melanjutkan aktifitasnya berciuman dengan Jesslyn.
Sambil merangsang klitorisnya Tony berkata kepada Jesslyn “Jess…anggep aja gue laki lo ya…Gue bakal ajarin elo cara muasin laki. Dengan seks yang sebenarnya.”
Jesslyn yang merasa sangat horny hari ini pun seperti terhipnotis menuruti kata2 Tony. Saat Tony menyuruhnya untuk menganggap dia sebagai suaminya langsung Jesslyn seperti terbebas menyerang mulut Tony dan meraba2 kontol Tony yang sudah tegang dari balik celananya sambil lidahnya masih terus beradu dengan lidah Tony.
Tony perlahan2 membuka kancing kemeja Jesslyn dengan cepat sebelum ada penolakan dari wanita cantik ini.
Setelah berhasil dibuka maka ia segera membukanya dan melemparnya jauh2.
Sekarang Jesslyn hanya mengenakan BH dan roknya saja.
Kemudian Tony pun kembali meremas2 pantat montoknya sambil menjilat menciumi dan merangsang leher Jesslyn.
“(Aduh badan gue kok berasa panas banget ya…Gerah banget…).” Jesslyn berkata dalam hati…
Apa ini yg namanya seks sebenarnya?”
Jesslyn kemudian membuka sendiri BH yang ia kenakan dan meremas2 sendiri payudaranya dengan seksi sekali.
Tony yang sangat bernafsu melihat ini sperti paham dengan apa yg Jesslyn mau Tony pun membuka resleting celananya dan mengeluarkan kontolnya yang sudah tegang. Kemudian Jesslyn sedikit memalingkan wajahnya.
Jesslyn: “Udah keras aja Ton. Baru aja tadi pagi….hehehe”
Tony: “Liat donk sayang. Ini yang namanya kontol.”
Jesslyn: “Ton…memek gue gatel banget…” Ucap Jesslyn sambil meremas kontol Tony dengan kasar
Tony: “Sini gue garukin…hehehe”
Jesslyn: “oorghhh…hmmm ahhh… Ton…iya…disitu….” Jesslyn langsung kelojotan saat Tony menemukan klitorisnya dan memijit lalu memutar mutar klitorisnya seperti dahaga yang terpuaskan.
Jesslyn kemudian membuka kemeja yang dikenakan Tony. Dia benar2 memperlakukan Tony seperti suaminya.
Tony: “Sini duduk di pangkuan gue.”
Jesslyn: “Tapi gw ga mau Ton takut…”
Tony: “ya udah gesek2 aja aman…”
Jesslyn: “Gesek2 gimana Ton?”
Tony: “Sini…buka dulu rok elu.”
Jesslyn: “tapi gue ga mau kebablasan ya…”
Tony: “iya janji cuma gesek2 doank.. kalo lo yang mau jg gak papa kok…hehehe.” Tony berkata sambil membuka celananya.
Jesslyn: “gak bakalan…wee…” Ujar Jesslyn sambil menjulurkan lidahnya.
Tony: “Sini duduk di pangkuan gue.. Anggep aja gue laki lo. Gue mau ngajarin elo cara muasin laki lo. Mau kan?”
Jesslyn: “Jangan ampe masuk ya Ton…”
Tony: “Iya bawel…”
Jesslyn kini duduk di pangkuan Tony. Jesslyn duduk bersila mengalungkan kakinya di pinggang Tony.
Tony kemudian menggesek2an kontolnya di selangkangan Jesslyn yang masih mengenakan Cdnya.
Jesslyn: “Ohhh…kok enak sih Ton…”
Tony: “Emang enak Jess…mmhh..slurpp..”
Dengan posisi ini Jesslyn kini memaju mundurkan pinggulnya dan mulut Tony kini menikmati kedua bongkah payudaranya dengan bebas sedangkan tangannya memeluk pinggang Jesslyn sambil terkadang meremas pantatnya dan meraba2 paha mulusnya.
Sambil tangannya tidak tinggal diam Tony menghisap dan menjepit puting payudaranya bergantian kiri dan kanan. Dihisapnya dengan keras puting payudara kanannya dan memelintir putingnya yg satu lagi dengan tangan kirinya
Jesslyn: “aahh..ah…oh…ahh enak Ton..lu apain toket gue..
Jesslyn: “Aahh.. gue keluar Ton…”
“Crrtt crrttt…” Jesslyn pun mengeluarkan cairan kenikmatannya yang membasahi perut dan selangkangan Tony.
Beruntung jok tempat karaoke ini terbuat dari kulit. Jadi aman kalau basah.
Jesslyn: “Ahh…enaknya Ton…”
Tony: “Enak sayang? Gue belum keluar nih… kocokin yaa sayang kyk tadi pagi…”Tony meminta balas jasa Jesslyn yang disambut dengan anggukan dan senyuman lebar. Jesslyn terlihat sangat cantik.
Jesslyn kemudian duduk disamping Tony dan mengocoknya perlahan.
Tony: “Ahh.. sedap…tangan elo memang luar biasa Jess. Kocokan elu udah enak.. andaikan elu bini gue Jess. Tiap malem udah gue garap lo Jess. Gue bikin lo keluar berkali2.”
5 menit berselang belum ada tanda2 Tony mau keluar.
Tony: “Sampe keluar ya sayang…”
10 menit berlalu Jesslyn sudah merasa kecapean.
Tony: “Sayang coba jepit pake toket lu, biar cepet keluarnya…”
Jesslyn kemudian duduk di lantai dan menjepit kontol Tony dengan kedua payudaranya. Kontol Tony yang besar dan panjang dijepit erat dengan kedua bongkah payudara montok Jesslyn.
Jesslyn: “Gini?”
Tony: “Iya…jepit sama remes ya….ooohh..enaknya jepitan toket lo.”
Tony: “Puasin gue ya Jess…Tadi gue udah cape banget ngelobi Pak Santo demi elu..hehehe”
Jesslyn: “Iya..bawel ih…”
Jesslyn menjepit dan mengocok kontol Tony dengan menaik turunkan payudaranya. Terkadang kontolnya menyenggol dagu Jesslyn.
5 menit berlalu belum ada tanda2 Tony akan keluar.
Jesslyn: “Ehmm…Ton…lo bisa tutup mata lo sebentar kaga?”
Tony: “emg kenapa?”
Jesslyn: “Gue malu Ton…baru kali ini soalnya…buruan…”
Tony pun mengikuti kemauan Jesslyn dan menutup matanya.
Tony: “OHH…Jess…aahh…akhirnya…”
Tony pun terbelalak kaget ketika merasakan hangat di kontolnya. Tony membuka matanya dan melihat ternyata Jesslyn memasukkan kepala kontol Tony ke dalam mulutnya dan mengulum kontolnya.
Jesslyn benar2 sudah kehilangan akal sehat. Terhadap suaminya saja ia tidak pernah mau. Tapi terhadap Tony entah mengapa ia seperti menemukan sisi liarnya.
Tony yang paham akan wanita berhasil memancing Jesslyn sedikit demi sedikit. Ia paham bahwa sebagian besar wanita yang ditaklukkannya akan memberikan oral seks bila dia belum keluar saat dikocok dengan payudara.
Karena saat melakukannya kontolnya menyenggol dagu mereka berkali2.
Tony meremas2 rambut Jesslyn sambil merem melek keenakan saat Jesslyn memaju mundurkan kepalanya berkali2. Jesslyn memasukkan kontol Tony kedalam mulutnya hingga separuh.
Tony: “oohhh enak banget anjir sepongan lo Jess…ohh beruntung banget gue..”
Setelah 5 menit Jesslyn memberikan oral seks kepada Tony.
Tony: “Sini Jess…gue kasih hadiah buat elo.”
“Plopp.” Terdengar bunyi kontol Tony dan mulut Jesslyn saat Tony melepaskan kontolnya dari mulut Jesslyn.
“Awww…” Jesslyn berteriak kaget saat Tony memuncratkan spermanya ke wajah Jesslyn. Jesslyn kaget karena sperma yang keluar lebih banyak dari tadi pagi.
Tony: “Gila…elo bener2 luar biasa Jess.”
Jesslyn: “Ga tau gue bener2 horny hari ini..baru kali ini gue ngelakuin itu.”
Tony: “enak Jes…”
Setelah beristirahat Tony dan Jesslyn berpakaian kembali dan segera turun ke bawah.
Jesslyn pamit ingin ke WC.
Bob: “Gimana? Udah?”
Tony: “Hehehe…udah donk.. efek botol biru memang luar biasa.”
Tanpa diketahui Jesslyn. Bob sudah dikode oleh Tony untuk meneteskan obat perangsang ke dalam minuman Jesslyn.
Jesslyn: “Akhirnya sampe juga..Makasih ya Ton.”
Tony: “Gue kali yg makasih…Bener2 beruntung gue hari ini…Luar biasa lo hari ini Jess…kapan gue bisa dapet yg itu…” Tony menjawab dengan penuh cengar cengir…
“Ga mau Ton..Ngga bakalan gua kasih. Itu cuma buat laki gue…itu tadi gue anggap cuma belajar aja buat nyenengin laki gue. Ga tau gue tiba2 horny.” Ucap Jesslyn.
Tony: “ya deh. Kalo lo mau ngasih bilang bakal gue terima kok dengan senang hati..hehehe”
Jesslyn kemudian memeletkan lidah dan keluar dari mobil Tony.
Andy: “Yank gimana meetingnya sukses”
Jesslyn: “Sukses donk…hehehe…aku mandi dulu ya…”
Ia pun masuk ke kamar mandi di kamarnya.
Jesslyn kemudian membuka aplikasi diarynya di HP dan menulis lagi.
“Dear Diary…
Cape banget hari ini…
Cuma meeting doank sih…
Yang bikin cape aku si Tony…
Tadi pagi entah kenapa gue dipuasin lagi sama dia…
Hari ini pertama kalinya gue oral kontol cowo. Kontol Tony…bukan punya Andy. Kaga tahan gue…abis gue merasa tertantang waktu kontolnya kena dagu gue…Hehehe…
Itung2 balas jasa lah. Karena gue udah kebanjiran job karna dia.
Kontol Tony gede banget….punya Andy ga ada apa2nya.
Andy minta jatah..tapi gue udah lemes…mau langsung tidur…sori ya yank…ini semua demi kita. Supaya kamu lebih bernafsu sama aku dan supaya kamu gampang tegak…
Apa ini selingkuh??
Ngga kyknya. Kan yang penting aku ngga penetrasi dan di hati aku cuma ada Andy.
Hehehe…”
Di rumah Tony…
Tony: “Ahh…cape bener…nikmat banget hari ini. Sorga dunia…”
Ia duduk dan menbuka HP. Ia melihat ada aplikasi yang baru terinstall di HPnya.
Tony:
“Eh iya tadi iseng2 download aplikasi diary yg dipake Jesslyn dari playstore.”
“Hmm…Login ID udah bener sama.”
“Apa ya passwordnya?”
“Ultah dia kali?”
“Salah”
“Nama lengkapnya?”
“Salah juga”
“Apa ya kira2”
“Coba gue masukin tgl meridnya.”
Tony mencari2 foto Jesslyn di facebooknya. Dan ketemu. Ia upload foto di hari pernikahannya.
“09042023”
“Cling”
Seketika terbukalah semua diary2 curhatan milik Jesslyn yang tersimpan di server aplikasi diary itu. Tony iseng membuka salah satu curhatan 3 hari yang lalu.
“Dear diary..
Kenapa ya…Andy susah banget dibuat bangunn…
perjuangan banget….
Apa aku kurang seksi?”
……
Dear diary….
Si Tony…
Ngajarin gue cara bikin memek gue lebih sempit…
Tapi kok enak banget…
Sambil nonton bokep dari Tony… enaknya…
Dia mau ajarin aku muasin Andy…baik juga…
Kyknya enakan ini daripada seks.
….
Dear diary….
Gue video call sama Tony waktu make baby doll gue…
Dia nyuruh gue mendesah2 gesek2 memek gue…sama remes2 toket gue segala…
Keliatan kaga ya toket gue…
Bodo ah…cuma video call ini…
…
Dear Diary…
Gue dibikin muncrat sama Tony di mobilnya.
Pinter banget dia ngerangsang gue…
Toket gue sama memek gue dimainin…
Malu sih…tapi karna enak gpp deh…
Pertama kalinya gue belajar ngocokin kontol…
Enak banget…pengen lagi…
Gpp kan..yang penting ngga penetrasi
….
{next}
Jumat sore sehabis pulang kerja Jesslyn dan Andy terlihat mempacking barang2 Andy karena Andy hendak ke luar kota selama 2 hari.
“Tring…”
Ada pesan WA masuk ke HP Jesslyn.
Tony: “Jess…Gue pesen sesuatu buat elo dr td siang. Kurir sameday. Lg otw ke rmh elu…”
Jesslyn: “Kok tumben…Emg gue ultah? Lo beli apa buat gue…?”
Tony: “Ada dehh…ntar juga lo tau…”
Jesslyn: “Ah elu bikin penasaran aja…”
Jesslyn melanjutkan membantu suaminya packing baju ke dalam koper untuk tugas ke luar kota.
Andy: “Beb…jgn lupa charger HP aku ya beb.”
Jesslyn: “Iya..ngmg2 kamu pulang minggu malem kan?”
Andy: “Iya minggu malem udah balik kok. Kamu senin udah mulai GIIAS ya di BSD?”
Jesslyn:” Iya beb…doain lancar2 aja ya.”
Andy: “Pasti donk sayang…hehehe.”
Andy: (Semoga dia ga tahu yang gue pasang. Udah gue tes berkali2 semua oke. Moga2 ga ada masalah)
Andy dan Jesslyn bersiap2 untuk tidur. Karena besok pagi2 sekali Andy harus segera ke airport.
Andy: “Beb…pengen nih…” Ucap Andy sambil meraba2 paha Jesslyn dari balik selimutnya.
Jesslyn: “Yankk…lain kali aja. Besok kan kamu pagi2 ke airport. Aku juga lg ga mood begituan.”
Andy: “Ga bisa bentar aja kamu kocokin aku biar keluar…hehe” Andy meraba sampai ke selangkangannya. Tapi tangannya ditepis oleh Jesslyn.
Jesslyn: “(Iihh mikirin diri sendiri aja) Aku lg ga mood yank ngantuk banget…nanti aja abis km plg dr luar kota ya.” Ucap Jesslyn sambil membelakangi suaminya.
Andy: “Ya udah sayang aq tidur duluan ya…”
Tdk lama kemudian terdengar suara mendengkurnya Andy…
…
“Dear diary…
Huuuh tidur duluan..
Ga peka…
Rayu kek, rangsang kek…”
…
“Duh ga bs tidur…
Horny tapi kata Tony ga usah berhub dulu sama Andy.
Apa aku colmek aja ya.”
….
Tak lama kemudian hpnya bergetar menandakan ada pesan masuk.
Tony: “Jes…”
Tony: “Kiriman gue udah sampe tuh depan rumah elu liat donk”
Tony lalu mengirimkan foto dari kurir. Terlihat kurir itu menaruh bingkisan depan rumah Jesslyn di depan pintu.
Jesslyn: “(Hah kirim apaan si Tony? Gawat kalo Andy sampe liat paketnya kalo isinya macem2).” Ucap Jesslyn dalam hati yang langsung menuju ke depan pintu perlahan agar tidak membangunkan suaminya.
Ditemukannya satu paket ukuran kecil dibungkus kardus. Terlihat dari bacaannya paket itu dikirimkan dari online shop untuk dirinya.
Penasaran dibukanya paket itu.
Jesslyn:”(Ya ampun si Tony. Sampe beliin gue beginian…)”
Tony ternyata mengirimkan lingerie yang sangat seksi transparan. Lingerie tersebut hanya berupa BH dan CD tipis yang tersambung dengan kain tipis. Dan lapisan luarnya tertutup dengan kain tipis transparan.
Jesslyn mengambil HP menelepon Tony.
Tony: “Halo. Jesslyn cantik…Gimana suka ga paketnya?”
Jesslyn: “Buset ini seksi banget sih lingerienya Ton…Tapi mayan bagus sih…(Toni perhatian amat. Andy aja ga pernah beli ginian buat gue)”
Tony: “Iya. Kalo laki lo liat lo pake itu bakal cepet bangun nafsunya. Kan itung2 buat bantu terapi elo sama laki lo juga.”
Jesslyn: “Baik banget sih elo Ton…hehe..makasih ya..”
Tony: “Santai aja…apa sih yg ngga buat cewe secakep dan seseksi elo.”
Tony: “Dicoba ya lingerienya.”
Jesslyn: “Gombal lagi…Iya gue coba ya…”
Jesslyn yang senang dibelikan baju oleh Tony segera mencobanya di WC ruang tamu.
Jesslyn: “Udah…pas kok nyaman banget. Ukuran BHnya juga pas. Lo pinter bgt milih baju cewe Ton?”
Tony: “Kan gue tau ukuran toket elo Jess. Kemaren gue ud pegang sendiri. Hehehe.”
Jesslyn: “Huss. Jangan bilang siapa2 ya..antara kita aja itu…”
Tony: “Iya donk..buset…(nanti kalo lo marah gue kaga dpt enak2 lagi… uupss..)hehe”
Jesslyn: “Awas ya cerita2 siapa2….”
Tony: “iya…Ini lo lagi pake lingerienya?”
Jesslyn: “Iya…lg gw coba di WC kmr gue. kenapa emang?”
Tony: “Beneran dicoba ngga. Coba foto donk…video call gue…”
Tuutt..
Jesslyn tanpa malu2 lagi segera video call Tony saat disuruh. Mungkin dia pikir toh hanya lingerie saja, Tony juga sudah melihat semuanya.
Tony langsung mengangkat video call dr si cantik Jesslyn yang memakai kamera belakang yg diarahkan ke cermin di ruang tamunya.
Jesslyn: “Nih gue pake. Hehe.”
Tony: “Wooww. Cakep banget lo Jess pake lingerie begitu.” Ucap Tony saat melihat tubuh seksi Jesslyn saat memakai lingerie pemberiannya.
Payudaranya kelihatan seksi dengan bagian tengah payudaranya sedikit menonjol karena tanpa BH.
Lekukan tubuhnya sangat terlihat menggoda karena lingerienya transparan.
Celana dalamnya samar2 terlihat dari bagian bawahnya yg transparan dan rok terusannya pendek sekali hanya 15 cm dari selangkangannya
Jesslyn: “Bagus bahannya. Adem juga enak dipakenya, makasih nihh…hehe.”
Tony: “Santai aja…Laki lo udah tidur?”
Jesslyn: “Iya…kenapa emangnya..?”
Tony: “Buseet…ngewe kek pengantin baru. Ngmg2 turunin dikit donk biar keliatan belahan elu….hehehe..”
Jesslyn: “Huss..nyetir…Malem2 masih aja video call bini orang. Minta lihat toket segala lagi. Lo lagi mau kemana itu Ton?” Jesslyn melihat Tony yang sedang ada di mobilnya.
Tony: “Mau kedepan beli cemilan.”
Jesslyn: “Enak nih beli cemilan…malem2 gini jd laper gue…tapi kalo makan malem2 bikin tmbh gemuk”
Tony:”Bentar…lo nonton ini dulu deh. Gue ada tontonan.” Tony mematikan video call dan meneruskan sebuah video ke Jesslyn.
Tring
Muncul notif di HP jesslyn yg menandakan Tony mengirimkan video.
Lagi2 Tony mengirimkan sebuah film porno berisikan seorang pria yg berhubungan badan dengan seorang wanita dengan gaya Man on Top.
Sedangkan alat kelaminnya keluar masuk diatas sang wanita yg mendesah2.
5 menit menontonnya nafas Jesslyn sudah terasa memburu dan vaginanya terasa gatal.
Ia kemudian tiduran menonton video porno itu di sofa ruang tamunya sambil sedikit meraba2 payudaranya.
Tak lama kemudian tiba2 Tony menelpon kembali kali ini dgn video call.
Tony memakai kamera belakang hingga Jesslyn melihat pintu depan rumahnya sendiri di hpnya.
Tony:”Buka donkk…hehehe”
Jesslyn: “Lo gila ya ngapain dateng malem2 tiba2 Toooonyyy? Ada laki gue diatas.. tar mikir macem2.”
Tony: “Gue cuma mau nganter sesuatu nih kita makan bareng mas gue beli sendiri makan sendiri.”
Jesslyn: “Apaan sih?”
Tony: “Makanya buka dulu…”
Jesslyn: “(Aduh anjirr mana lg horny2 begini abis nonton bokep….)”
Jesslyn bergegas ke depan pintu rumahnya.
Tony: “haii Jesslyn cantik.. Gue bawain boba nih kesukaan elu sama mie tek tek ksukaan elu…kata lu laper makan malem2…
Jesslyn: “Heh? Random banget lo makasih ya…..hahaha…
Tony: “Wow…lo masih pake lingerie gue? Buat menyambut gue nih ceritanya? Gue laper nih makan dulu ya di sini bntr lg gue balik. Ujar Tony yang langsung duduk di lantai dan membuka mie tek2nya.
Jesslyn panik karena Tony makan lesehan di depan rumahnya malam2 celingak celinguk takut dilihat tetangga.
Jesslyn: “Heh…lo malah makan malem2..di luar ntar diliat tetangga Ton. Masuk2 sini..”
Tony: “Hehe. Takut dikira selingkuhan ya? Kan ada laki lo diatas. Sepi amat nih rumah….pembantu ga ada?”Ujar Tony yg langsung duduk di meja ruang tamu dan melanjutkan makannya.
Jesslyn: “Lagi pulang kampung katanya sakit orang tuanya…”
Jesslyn: “Lo ga makan sama bini elu?”
Tony: “Ketiduran dia tadi abis begituan…biasa. abis kuda2an cape dia lemes..hehe”
Jesslyn: “Buset lo..tiap hari ya? (Ngga kyk laki gue.)”
Tony: “Hampir…udah makan gih…gue td beli cemilan. Trus keinget td ktny lo laper. Jd gue beliin satu.” Ujar Tony sambil makan tapi matanya jelalatan melihat tubuh Jesslyn yang masih mengenakan lingerie pemberiannya.
Lingerie tersebut sangat menonjolkan tubuh seksinya. Apalagi puting payudara Jesslyn masih terlihat tegang menonjol karena terangsang menonton video dari Tony tadi.
Jesslyn: “Ya udah makan gih buruan…malah jelalatan mata elo.” Ucap Jesslyn sambil membuka makanannya.
Jesslyn agak risih tadi memakai lingerienya di depan Tony tapi karna Tony sudah melihat tubuh telanjangnya jadi ia pun membiasakan diri.
Sambil makan Tony melihat Jesslyn yang sedang makan menyilangkan paha seksinya yang putih mulus dan mengenakan lingerie pilihannya.
Tony: “Jess boleh ga gue sering2 main ke sini?”
Jesslyn: “Huss ngaco lo ah..Gue kan tinggal sama laki gue.” Ujar Jesslyn sambil meminum es bobanya.
Tony: “Kan cuma main doank Jess ngga melakukan aneh2…Trus lagian kalo laki lo ga ada, boleh nih? Hehe”
Tony menyadari di celana dalam Jesslyn sekilas terlihat basah.
Jesslyn: “Ya kalo lg ada sesuatu yg penting boleh2 aja lah..”
Tony: “Jess…seksi banget sih lo pake baju itu..Tambah cantik deh…”
Jesslyn: “Hehehe..makasih…Gombal pasti ada maunya ya”
Tony: “Tadi sblm gue kesini lo ngapain Jess?” Ujar Tony yang sudah lebih dulu habis makanannya.
Jesslyn: “Ga ngapa2in abis nyobain baju ini gue mau tidur..” Ucap Jesslyn berbohong…
Tony: “Beneran mau tidur? Lo kaga nonton kiriman gue tadi??”
Jesslyn: “Hehe…dikit…”
Tony: “Pasti horny ya Jess? Laki elu udah tidur ga ada pelampiasan donk?”
Jesslyn: “Gpp kok…”
Tony: “Kok gpp… pasti abis ini mau colmek ya?? Hehe. Ciee yg udah pinter colmek.”
Tony menggoda Jesslyn dengan meraba-raba pahanya yang putih mulus yg hanya terbalut oleh lingerie transparan.
Jesslyn: “Apaan sih Ton…ngga ah. Eh lo mau minum apa?”
Tony: “Hmmm…Susu ada?” Ujar Tony sambil melihat ke arah payudara Jesslyn.
Jesslyn: “Heh serius…”
Tony: “Jus boleh deh…”
Jesslyn: “Bentar ya gue ke dapur bentar…” Ujar Jesslyn yang bangkit berdiri.
Tony: “Makasih ya cantik…Ntar gue ajarin lagi deh…hehehe” Sambil berkata demikian tangan nakal Tony masuk ke dalam lingerie tipisnya dan mengelus paha Jesslyn bagian dalam lalu meremas pantatnya ketika Jesslyn berdiri.
Jesslyn: “Iiihh…nakal ih tangannya…”
Tony: “Dapet enak2 lagi nih gue…modal boba sama mietek2 aja.”
Untung suaminya sudah tidur. Kalau tidak suaminya akan melihat dia hanya memakai lingerie transparan berdua dengan lelaki di rumahnya sendiri.”
Ketika Jesslyn menunduk membuka kulkasnya, lingerie tipisnya terangkat naik memperlihatkan pantatnya yang seksi yg hanya berbalut celana dalamnya.
Pemandangan ini tentu membuat Tony ngaceng berat.
Ketika Jesslyn menuangkan minuman ke gelas tiba2 dia merasakan ada yang memeluk tubuhnya dari belakang. Dia langsung menoleh ke belakang.
Jesslyn: “Ehh…Ton…Ada laki gue diatas.”
Tony: “Biarin aja sayang….kan dia udah tidur…dan elu butuh pelampiasan…lo lg horny kan cantik? ” Tony memeluk pinggangnya sambil mengelus-elus pahanya mengangkat lingerie seksi yang Jesslyn pakai.
Jesslyn: “Iiihh Ton, ga mau gini ahh…”
Tony: “Dikitt aja sayang…Gue mau muasin elu…disaat laki lo ga bisa…” Tangan kiri Tony dengan cepat meremas payudara kiri Jesslyn yang tentu saja langsung mengenai payudara Jesslyn karena tipisnya lingerie yang ia pakai.
Jesslyn: “Ehh Ton…” Jesslyn yang tadinya sedikit memberontak pun seketika bergidik dan buku kuduknya naik ketika mulut Tony mencium dan menjilati leher belakangnya dan tangan kanan Tony menggesek2 celana dalamnya.
Jesslyn: “Tony…Jangan dulu…ada laki gue diatas…” Ujar Jesslyn sambil meletakkan botol jus di meja dan berusaha menarik tangan Tony. Akal sehat Jesslyn masih bekerja rupanya.
Tony: “Lo harus jadi makin binal sayang. Lo mau kan gue ajarin supaya laki lo lebih sayang sama elu. Lo harus lebih jadi makin binal lagi.” Tony berkata demikian sambil memelintir puting susu Jesslyn dari luar lingerie tipisnya.
Jesslyn: “Kok lu tau aja sih Ton…gue lagi horny?”
Tony: “Iya…kan gue selalu ada buat elu. (Polos amat sih…ya dari diary sama dr video yg gw kirim lah).”
Tony: “Lo anggep gue suami elu ya…merem aja…Gue tau lu udah horny sayang. Gue bantu lanjutin yang tadi ya..” Tony berusaha membuat Jesslyn terbuai dengan meremas remas payudara Jesslyn dari luar lingerienya…
Jesslyn: “Jangan di sini…ke sofa di ruang tamu aja…Aww…”
Jesslyn kaget ketika Tony mengangkat Jesslyn dengan nafsunya sambil Jesslyn mengalungkan tangannya dileher Tony. Sesampainya di ruang tamu Tony menurunkan Jesslyn dan kemudian mereka berciuman dengan panasnya sambil berdiri.
Jesslyn: “Ehmmm…Ton.” Jesslyn menjulurkan lidahnya ke mulut Tony yang berdiri di belakangnya dan langsung dihisap Tony dengan nafsu sambil meremas kedua payudaranya dari belakang.
Tony tahu Jesslyn sangat mudah dirangsang dari payudara dan lidahnya.
Tony yg ingin merasakan payudara Jesslyn mengangkat lingerie yang dikenakan Jesslyn dari bawah dan meremas payudaranya langsung dari balik lingerie yang dikenakannya tanpa melepasnya…
Tony: “Kalo ada laki lo disini lo mau ngomong apa sayang?” Tony memancing Jesslyn sambil mengelus2 perutnya yg rata dan pinggulnya yg seksi lalu naik memilin kedua putingnya bersamaan.
Jesslyn: “Ahh yess…begini caranya muasin aku sayang….”
Jesslyn: “Gini caranya remes2 toket aku…ahh…” Jesslyn mendesah saat Tony meremas2 kedua payudaranya bersamaan.
Jesslyn tau kamar tidur mereka kedap suara jadi meskipun bangun Andy tidak akan mendengar apa2 yg terjadi di ruang tamu
Jesslyn: “Enak banget yank toket aku dimainin si Tony…oh…hmmm”
Perkataan Jesslyn dihentikan oleh Tony yang menarik dagunya dan melumat bibir seksinya dari belakang dan kini lidah mereka saling bertaut bertukar liur dan merangsang lidah masing2.
Tony perlahan menurunkan tali lingerie Jesslyn sampai jatuh kelantai. Kini Jesslyn tanpa sadar hanya tinggal mengenakan CDnya saja.
Jesslyn: “hmmm…ohhh…” Jesslyn langsung mengerang keenakan saat putingnya diserbu lidah Tony yang pengalaman.
Jesslyn: “Yank…lidahnya Tony enak banget….ohhh… kamu bisa ga kayak dia…” Jesslyn tanpa disuruh malah meledek suaminya dibelakang suaminya.
Tony yang mendengar kata2 dan desahan Jesslyn kegirangan karena berhasil menaklukkan binor cantik nan seksi ini, juga pengantin baru yang sedang hot-hotnya.
Jesslyn: “aaahh…Ton…enak…ohh..sedot terus…hmm…” Jesslyn tidak dapat menahan lagi erangan dan desahannya. Saat Tony menyerbu payudara kirinya, Jesslyn meremas2 sendiri payudara kanannya.
Tony: “Nah bagus…elu udah dapet binalnya Jess. Jadi istri tuh kalo mau muasin suami harus bisa jadi nakal dan binal diranjang. Elu cepet pinternya Jess….hmmm…slurrp..” Ujar Tony sambil menghisap dan menjilati payudara Jesslyn dengan gerakan memutar mutar hingga Jesslyn mengangkat tangan dan meremas rambutnya sendiri sampai acak2an.
Selain karena menonton video tadi, Tony ternyata diam2 menyuntikkan obat perangsang ke dalam minuman boba Jesslyn di mobil tadi yang membuat Jesslyn terangsang hebat dan minta dipuaskan.
Jesslyn: “Sini Ton kita ke kamar tamu aja.” Jesslyn yang sudah terangsang hebat mengajak Tony ke kamar khusus tamu dilantai bawah dekat ruang tamu.
Tentu supaya Jesslyn lebih aman mendesah dan mengerang. Selain itu ia juga mau belajar bagaimana supaya bisa menjadi lebih binal lagi supaya bisa memuaskan suaminya.
Jesslyn: “Aww..Ton…” Jesslyn berteriak kecil ketika Tony tiba2 mengangkat tubuh telanjang Jesslyn dan meninggalkan lingerienya di sofa ruang tamu.
Tony: “Inget…masuk kamar. Gue ini laki elu dan harus lo puasin. Kita praktek lagi ya. Biar cepet pinter.” Ujar Tony sambil meremas pantat Jesslyn ketika digendongnya.
Jesslyn: “Iyah..”
Mereka pun masuk ke dalam kamar tamu dan Tony mengunci kamar tamunya dari dalam.
Mereka pun berpagutan bibir seperti layaknya pengantin baru dan Jesslyn membuka celana Tony dengan buru2 seakan Tony adalah Andy. Rasa dahaga dan nafsunya menuntut untuk dipuaskan.
Tony: “Ah.. ohhh…enak banget Jess…”
Tony sekarang tiduran di ranjang dan Jesslyn duduk disampingnya mengocok kontolnya yang sudah tegak.
Jesslyn: “Gede banget Ton….” Jesslyn tersenyum kepada Tony yang sedang meremasi payudaranya sambil tiduran merem melek keenakan.
Tony yang tiduran disamping Jesslyn bangun dan kemudian ke belakang tubuhnya mengarahkan Jesslyn untuk mengangkang.
Tangan kiri Jesslyn masih bermain mengocok kontol Tony naik turun dan bermain memelintir kepalanya.
Jari2 tangan kanan Tony langsung bermain merangsang vagina dan klitoris Jesslyn yang sudah terlihat basah dari luar celana dalamnya.
Jesslyn: “Ahh…iya enak Ton…elu apain…”
Tony: “Gue enakin memek lo sayang…Suka?”
Jesslyn: “Suka…enak…banget…ohhh..”
Jesslyn melenguh panjang bersamaan jari Tony yang keluar masuk memeknya sambil memelintir klitorisnya.
Jesslyn: “Ohh…yess…hmm…”
Tony: “Ohh…kocokan lu tmbh dahsyat cantik.” Tangan kanan Tony yg menganggur kemudian meremas payudaranya dan memelintir pentil Jesslyn yg berwarna pink kemerahan
Tony: “Ahh enaknya bini gue kalah udah Jess sama elu.”
Pujian dr Tony membuat Jesslyn terbang ke awang2 dan bersemangat.
Tony kemudian membuka celana dalam Jesslyn dan melemparnya.
Kemudian ia menidurkan tubuh Jesslyn dan menciumi seluruh tubuh Jesslyn dari wajah hingga payudaranya sambil jarinya terus bermain di vaginanya.
Tony: “Ayo sayang. Ulangin yang kyk kemarin lagi waktu karaoke gue merem nih…hehehe.”
Jesslyn kemudian memegang rambutnya kebelakang dan menundukkan wajahnya dan kemudian menjilatin kepala kontol Tony dan tak lupa memberikan oral seks dengan panasnya kepada kontol Tony dengan menaik turunkan kepalanya.
Tony: “Ohhh enaknya sayang…”
“(Enaknya disepongin bini orang malem2. Pengantin baru lagi…)”
Tony pun memutar tubuh Jesslyn tiba2 dan Jesslyn terbelalak kaget hingga melotot dan mendesah tiba2.
Tidak diduga olehnya Tony tiba2 menjilati vagina Jesslyn dan lidahnya masuk merangsang klitorisnya.
Jesslyn: “Aaahh….Tony….enaknyaaa…oohhhh. Gueh…belom…pernah giniihhh…aahhh…”
Tony: “Hmmm…nikmatin aja Jesslyn cantik. Ini hadiah buat elu karena lo udah nurut sama gue selama ini.”
Jesslyn: “Aww….ohh….hmmmm”
Jesslyn yang melihat kontol Tony kemudian memutar tubuhnya dan mengulum kontol Tony kembali.
Dan tanpa Jesslyn sadari sekarang posisi mereka menjadi posisi 69.
Setelah hampir 5 menit Tony memberikan pelayanan lidahnya yang berpengalaman, Jesslyn pun menyemprotkan cairan squirtnya ke wajah Tony…
Jesslyn: “Ahh..ah…oh….Enaknya…”
Jesslyn pun Ambruk dan Tony pun berdiri melanjutkan kocokannya di depan wajah Jesslyn mendekatkannya ke mulut Jesslyn.
Jesslyn yang paham dengan kode ini pun segera menarik kontol Tony masuk ke dalam mulutnya.
Tony memegang kepala Jesslyn dan mendorongnya maju mundur memuaskan kontolnya.
Terkadang dia memasukkan kontolnya ke dalam mulut Jesslyn hingga tenggorokan yang membuat dia mual.
Tony: “Ahh..ohh..keluar Jess. telen…”
Jesslyn: “Hmmm…mmh…”
Saat Jesslyn hendak mengeluarkan kontolnya Tony menahannya hingga kontol Tony muncrat di dalam mulut Jesslyn.
Tony: “Ahh telen Jes…”
Jesslyn: “Hmmm hoekks…”
Jesslyn pun lari ke WC.
Tony: “Hahaha…” Tony kemudian berbaring dengan puasnya.
Jesslyn: “Sial lo keluar ga bilang2.”
Tony: “Biasain nelen peju Jess..”
Tiba2 HP Tony bergetar. Ternyata Dony yg menelpon.
“Eh…udah…iya ambil aja skrg. Ha? Udah nyampe cpt amat. Iya tadi gue silent. Iya2.” Tony mematikan teleponnya.
Tony: “Jess…ada si Dony dateng tuh baru aja sampe depan pintu..gue bukain dulu ya..”
Ujar Tony yang langsung ke depan pintu.
Jesslyn: “Heh? Dony? Kok ga bilang2 sih…Eh lingerie gue di luar.. duh mampus ga ada baju lagi di sini.”
Tony: “Entar gue ambilin…”
Tony bergegas ke depan.
Jesslyn: “Ehhh itu kan lingerie masa gue pake baju begitu ada Dony..Ton…..”
Terlambat Tony sudah berlari ke depan.
Tony: “Masuk Don…si Jesslyn lagi di kamar sono. Lakinya ada tuh di atas.”
Dony: “Lo ngapain nyuruh gue ke sini? Kan lebih dkt rumah elu…”
Tony: “Sstt… nih…”
Dony: “Lah…ini yg lo kasih ke Jesslyn?”
Tony: “Iya…hehhe. bentar gue kasi ini ke dia dulu.”
Dony masih menggaruk2kan kepalanya yang tidak gatal…
Tak lama kemudian Tony pun keluar dengan senyum bangganya dr ruang tamu yang disusul oleh Jesslyn yang hanya mengenakan lingerie seksi tadi dan rambut yg acak2an sambil agak menunduk.
Dony: “Wow..Loh? Jesslyn? Kok pake baju itu? Jadi tadi??”
Dony tersenyum dan menggeleng2kan kepalanya.
Dony: “Boleh kali Ton…hehe..”
{next}
Tony menarik tangan Jesslyn keluar dari kamar tamu. Mata Dony melotot melihat Jesslyn yang mengenakan lingerie seksi yang seharusnya dikenakan bersama suaminya.
Tony: “Boleh2 aja Don…tapi kalo Jesslynnya mau ya…Hehehe…”
Jesslyn: “Eh..ada elu Don..masuk Don duduk..hehe.”
Dony: “Kaga salah nih Jess? Pake baju kyk gitu sama kita? Laki lo dimana? “
Jesslyn terlihat tersipu2 malu sedangkan Dony menatapnya dgn tatapan menelanjangi tubuhnya.
Setiap kali Jesslyn datang ke kantor dengan seragamnya untuk meeting Dony selalu mencuri2 pandang ke paha mulus Jesslyn dan pantatnya yg selalu mengenakan seragamnya.
Hampir tiap kali Jesslyn datang ia selalu coli sebelum tidur di malam harinya.
Baru kali ini dia dapat melihat Jesslyn hampir telanjang
Jesslyn: “Gpp kok emang kenapa sih? Biasa aja lagi liatnya. Kyk sama siapa aja. Laki gue di atas lg tidur, tadi Tony dateng bawa oleh2. hehe.”
Tony: “Iya biasa aja lagi. Body seseksi Jesslyn kudu dipamerin ke cowo2 ya ga Jess?”
Tony: “Makanya jangan di kantor mulu, sekali2 ikut kita ke pameran. Bisa ngaceng mulu lo. Hahaha.” Tony berkata sambil merangkul Jesslyn dan meraba2 pahanya sampai lingerienya terangkat di depan Dony. Meledek Tony yg hanyalah bekerja di kantor sebagai keuangan.
Dony: “Iya deh…Tapi gw penasaran tadi bajunya kan di depan…emg pake bajunya sama Tony di dalem? Hehehe. Kamar kecil begitu harusnya ga ada WCnya tuh…hahaha”
Tony: “Dony cemburu kayaknya Jess. Sono temenin Dony dulu Jess… Hahaha”
Dony menelan ludah melihat keseksian Jesslyn mengenakan lingerie pemberian Tony. Dia tahu Tony memberikan lingerie itu karena Tony yang memberitahunya.
Tapi Dony kebingungan melihat Jesslyn yang berbeda dari waktu dikantor. Jesslyn yg waktu di kantor sangat alim, polos, dan tidak suka menggoda pria sekarang mengenakan baju lingerie se-seksi ini dan tampak lebih terbuka dgnnya meskipun memakai baju seseksi itu, kalau dengan Tony ia percaya.
Dony: “(Ada apa nih? Jesslyn yang biasanya jual mahal skrg pake baju bgitu santai aja depan gue…)”
Dony: “Suit suit….mimpi apa nih gue semalem. Bidadari cantik nan seksi impian gue…kenapa ga begini dari dulu Jess?”
Jesslyn: “Duduk dulu Don, lo mau minum apa? Gue ambilin deh…” Ujar Jesslyn sambil berjalan menuju Dony berlenggak lenggok perlahan dan menyentuh dagu Dony lalu merangkul lengannya mengajak ia duduk.
Dony yang masih terlihat bingung Jesslyn bisa sebinal ini tidak melewatkan kesempatan ini juga merangkul pinggang Jesslyn sambil duduk di sofa ruang tamu Jesslyn. Lalu Jesslyn berjalan ke belakang mengambil minuman.
Jesslyn yg cantik, binor dan pengantin baru, teman kantor yang didambakannya selama ini merangkul pinggangnya dan mau dirangkul adalah seperti mimpi baginya.
Jesslyn bertingkah seolah2 pakaian yang dikenakannya adalah pakaian yang biasa2 saja.
Padahal lingerie yg dikenakan Jesslyn hanyalah kain transparan yang ada BHnya. Jadi Jesslyn seperti hanya mengenakan BH dan CD saja di depan Dony.
Tentu saja Dony kebingungan karena Jesslyn yang sangat menjaga harga dirinya ketika di kantor dan di pameran mau mengenakan pakaian lingerie seksi pemberian Tony di depan Tony dan dirinya.
Dony: “Lu apain Ton dia sampe jadi kayak gini? lo hipnotis ya?”
Tony: “Hahaha…apaan hipnotis..kaga kok. Lo aja yg kaga kenal Jesslyn. Dia di rumah sama di kantor beda Don.”
Jesslyn: “Makanya lo sering2 main kemari Don, hehe…”
Dony yang sudah sangat bernafsu menurunkan tangannya yang semula merangkul pinggang Jesslyn ke dalam pakaianya dan meraba2 paha juga pantatnya yang seksi. Dari dalam lingerie yg dikenakannya.
Tony: Gimana Don? Jesslyn binal kan skrg? Ga nyangka kan? Dia skrg udah pinter kalo binal dpn cowo. Siapa dulu donk yg ngajarin..gua….”
Dony: “Iya…hehehe…Gue baru tau Jess lo kalo di rumah sebinal ini. Kalo gue tau mah tiap hari gue ke rumah elu Jess. Ahh mantep bener…Pantat elu Jess…shh…paha mulus dan pantat seksi elu yg selalu gue pandang sekarang bisa gue elus.” Dony yg sudah sangat nafsu mengelus2 dan meraba2 paha dan pantat Jesslyn.
Jesslyn: “Gue ambil minuman dulu ya Don…tunggu bentar.”
Dony: “Busett…serius dia sebinal ini Ton?”
Tony: “Entar gue ceritain. Lo nikmatin aja deh skrg. Haha. Gue udah puas tadi sama dia.”
Dony: “Yang bener lo? Udah lu apain aja? Kaga bagi2 lu dari dulu. Lakinya gimana?”
Tony: “Ga usa khawatirin lakinya. Lakinya uda tidur pules. Hehe…Lo puas2in kalo kaga di kantor. Kalo di kantor lo biasa aja ya. Kecuali kalo gue kodein. Hehehe”
Dony: “Gila tu cewe, kalo di rumah kok bisa beda 180 derajat. Pdhl ada lakinya.”
Tony: “Panjang ceritanya. Ya uda lo diem aja. Ikutin aja. Nikmatin aja lo pegang2 dia. Jgn lupa yg lo janjiin kemaren. Hehehe.”
Dony: “Tenang aja Ton, lo santai aja.”
Ketika Jesslyn datang membawakan sebotol air mineral dan menaruh minuman di atas meja, Dony tidak melewatkan kesempatan utk meremas pantat seksinya.
Jesslyn: “Ihh…Nakal banget sih Dony…”
Dony: “Duduk di pangkuan gue donk…
Jesslyn: “Awww..Iya Dony ganteng…” Jesslyn berbohong karena jelas Tony dan Andy jauh lebih tampan dari Dony yang berperut buncit dan agak tongos giginya. Dengan terpaksa Jesslyn duduk di pangkuan Dony menyamping.
Dony: “Jess gue dari dulu pengen liat toket elu. Boleh ga?”
Tony: “Tuh boleh ga Jess?” Tony mengedipkan matanya kepada Dony.
Jesslyn: “Bolehh aja…Dony…Tapi dikit aja ya…” Ucap Jesslyn agak melotot sambil melirik Tony.
Tony: “Gpp kok cantik gue ngga cemburu..hahaha”
Dony dengan satu jarinya menarik lingerie Jesslyn ke depan sedikit dan melirik belahan dadanya. Tampak pentil susu Jesslyn yg berwarna pink mengintip dengan sangat seksi dan indahnya.
Dony: “Wooww…bukan main….”
Kontol Dony yg sudah sangat tegang tergencet oleh paha Jesslyn dan dapat dirasakan oleh Jesslyn.
Tony: “Eh..gue mau sebats dulu ya diluar. Asem nih mulut…Kalian ngobrol2 aja dulu di sini. Terserah deh mau ngapain. Hahaha” Tony berdiri dan membuka pintu untuk keluar merokok.
Dony: “Demen gue punya temen kyk lu Ton.”
Jesslyn: “Aaww..Dony…ihhh” Jesslyn bergidik bulu kuduknya karena pantatnya diremas oleh Dony.
Dony: “Seksi bener ini pantat…”
Dony: “Shh…Tuh toket tambah kenceng aja..lo kenapa sih kalo di kantor jual mahal aja sama gue?” Ujar Dony sambil meraba2 paha mulus Jesslyn.
Jesslyn: “Ngga juga kok Don. Hehe. Abis gue cuma malu aja bnyk org di sono.”
Dony: “Ooo…kalo di rumah lu boleh ya sering2 gini…?
Dony diam2 menurunkan satu tali lingerie Jesslyn dan kemudian menyerang lehernya dengan ciuman bertubi2 sambil memangku Jesslyn.
Jesslyn: “Aah..Don pelan2…(Duh kok gue jadi horny lagi sih). Bisa2 gue dicabulin si Dony.
Dony: “Gila body lo Jess. Makin seksi dan nafsuin pake baju begini daripada seragam SPG elu. Hmmm”
Jesslyn: “Ahh…Don geli…”
Dony dengan tiba2 memasukan jarinya dari atas lingerienya yg talinya sudah diturunkan olehnya dan lalu meremas payudara Jesslyn dengan gemas.
Dony: “ehmm..toket elu Jess. Akhirnya gue bisa megang juga. Pas banget di tangan dan kenceng banget…Ini nih toket yg bikin gue ngaceng tiap pameran sama elu. Rasain nih hukumannya…”
Jesslyn: “Ahhh…Doniii…”
Jesslyn mendesah saat Doni meremas dan memelintir putingnya.
Ketika Jesslyn membuka mulutnya Dony menarik kepalanya dan melumat bibirnya, memasukkan lidahnya ke dalam mulut Jesslyn dan menyerang lidahnya bertubi2 hingga Jesslyn kewalahan.
Dony: “Hmmm…sleepp…ahh… Toket lo montok banget Jess…akhirnya gue bisa icip2….Sluurrpp“
Puas berciuman, Dony melumat puting Jesslyn dan menjilat putingnya bergantian kiri dan kanan….
Jesslyn: “Ahh…Don….enaknya…”
Dony: “Hmmm….Body lo bagus banget Jess. Toket lo beda banget sama yg open BO di forum2…” Ucap Dony meledek Jesslyn.
Dony dengan tak sabar meloloskan lingerie yang Jesslyn pakai hingga jesslyn hanya mengenakan celana dalamnya saja. Lingerie itu pun dilempar di samping meja makan.
Dony tersenyum melihat foto Jesslyn dengan Andy suaminya.
Sudah berkali2 Dony membayangkan betapa beruntungnya Andy yg menikahi wanita secantik dan seseksi Jesslyn yg pintar merawat tubuhnya terutama payudara dan pantatnya yg montok, dan juga tubuhnya yg kencang dan kulitnya yg halus.
Dony: “Akhirnya Jess gue bisa liat lo bugil juga. …kalo lu dateng gue selalu coli malemnya bayangin elu.”
Sambil berkata demikian tangannya tidak henti2nya meraba dan meremas setiap bagian tubuh Jesslyn.
Dony pun memutar tubuh Jesslyn menghadap dirinya, dan kemudian kembali menghisap dan mempermainkan puting payudaranya dengan lidahnya dengan sangat bernafsu.
Jesslyn: “Ahh… Don…Geli…ohh…”
Pinggul Jesslyn terlihat maju mundur mengurut2 kontol Dony yang tertutup celananya.
Merasa kurang enak dan sempit Dony pun mengeluarkan kontolnya dari balik resletingnya.
Meskipun bertubuh buncit dan pendek ternyata kontol Dony tidak lah malah dari Tony.
Jesslyn: “(Buset…lumayan juga nih Dony kontolnya. Ahh..punya Andy paling kecil ternyata.) Ujar Jesslyn sambil menggigit bibir bawahnya melirik kontol Dony.
Dony: “Kenapa Jess? Suka sama kontol gue? Hehehe…Hasil terapi nih…”
Dony kembali menunduk dan menyedot pentil Jesslyn dengan kencang hingga Jesslyn meremas kepalanya.
“AHH…Enak banget goyangan lo Jess. Pasti kalo lo gue kontolin dan lo goyang ngulek kontol gue enak banget rasanya…Baru dari luar aja udah enak gini…ohhh…”
Dony yg keenakan memegang pantat Jesslyn dengan kedua tangannya dan meremas2 pantat seksi yg menjadi idamannya selama ini.
Tiba2 Tony masuk dan melihat Jesslyn yang sedang asyik bersama Dony ia pun masuk dan berjalan menuju ruang makan tempat mereka sedang bermesraan. Dan dengan tiba2 meremas kedua payudara Jesslyn dr belakang dan menciumi tengkuknya.
Jesslyn: “Ihh Tony. Kaget…hmmm…”
Ketika Jesslyn melihat ke belakang Tony pun memagut bibirnya dengan mesra.
Jesslyn: “Hmm….mmhhh”.
Dony dengan jarinya kini meraba2 vagina Jesslyn dengan gerakan memutar merangsang vaginanya dari luar celana dalamnya.
Mendapat rangsangan bertubi2 dari depan dan belakang bersamaan membuat Jesslyn kewalahan. Tony yg melihat Dony menganggur menyingkirkan tangan kanannya dari payudara kanan Jesslyn dan Dony langsung melahapnya dari depan dan menjilati juga menyedot pentilnya.
Jesslyn: “Hmmm…ahh…” Jesslyn mendesah sambil mengacak2 rambut Dony.
Pinggulnya pun semakin kencang maju mundur dan mengurut kontol Dony.
Tiba2 terdengar suara langkah kaki turun dari atas.
“Yank…kamu ngapain malem2 dibawah lama banget…” Itu suara Andy yang semakin lama terdengar semakin dekat. Langkah kakinya terdengar jelas karena sandal yang dipakai oleh Andy.
Jesslyn kaget dan panik. Begitu juga Tony dan Dony. Melihat Jesslyn panik Tony pun menarik Jesslyn berdiri dan langsung berlari masuk ke WC yg ada di samping meja makan diikuti oleh Dony.
Jesslyn: “Aku lg di WC yank…”
Mendengar Jesslyn sedang di WC Andy malah terdengar semakin dekat.
Jesslyn: “(Duh gimana nih Andy kok malah ke sini.) Gara2 mereka sih nih.” Jesslyn yg panik jantungnya berdebar-debar.
Tony dengan nakal malah mempermainkan Jesslyn dengan meremas payudaranya dan putingnya dari belakang.
Jesslyn: “Ton…” Ujar Jesslyn menepis tangan Tony.
Tony: “Kan laki lo ga liat sayang.” Ucap Toni yang malah semakin tertantang meremas dan memilin2 puting payudara Jesslyn.
Jesslyn: “ergghh…hmm…” Tangan Dony sekarang malah ikut merangsangnya turun masuk ke balik celana dalamnya dan mempermainkan vaginanya.
Dony: “Kok malah becek say? Lo demen ya main di belakang laki lo? Hehehe.”
Andy: “Kamu kenapa? Sakit perut?” Kini Andy sudah berada di balik pintu WC.
Jesslyn: “Iya tadi aku ambil paket di depan. Aku beli baju sekalian nyobain tadi. Eh tiba2 perut aku mules tadi jd ke WC dulu.” Ujar Jesslyn berbohong.
Andy: “Oo ya udah. Aku ambilin obat ya”
Jesslyn: “Ga usah deh..tadi udah…minum….erghhh..uuh. Kamu tidur aja lagi yank. Kan besok pagi2 mau ke airport…ahh…” Jesslyn menutup mulutnya dengan tangannya ketika tak sengaja mendesah karena nikmat. Saat Tony menyedot puting payudaranya.
Andy: “Ya udah aku tidur lagi ya.” Ujar Tony yg langkah kakinya terdengar menjauh.
Jesslyn: “Ahh…iyaa Don…enak…ohh…”
Jesslyn menggelinjang keenakan ketika tangan Dony masuk dan menemukan klitorisny dan memencetnya sedangkan Tony kini asyik menghisap payudaranya.
Mendapat serangan bertubi2 Jesslyn pun tak lama orgasme. Dan muncrat dengan dahsyatnya.
Dony: “Wow…squirt dia akhirnya…hahaha”
Tony: “Sekarang gantian donk lu yg muasin kita. Hehehe” Ujar Tony sambil menurunkan resletinf celananya. Terlihatlah kontolnya yg sudah tegang.
Jesslyn: “Kok udah keras Ton?”
Dony: “Ya iyalah ngeliat cewe secakep elu Jess telanjang begini ga mungkin ngga ngaceng. Haha.”
Jesslyn: “(Terus kenapa Andy ngga kyk gini sih…”) Ujar Jesslyn dalam hati yg kecewa terhadap suaminya.
Tanpa disuruh Jesslyn berlutut dan kemudian memuaskannya dengan mulutnya.
Tony: “Ohhh…enaknya sepongan elu Jess. Udah makin pinter…”
Dony: “Dony yang melihat Jesslyn melayani Tony pun duduk di jamban WC sambil meremas2 payudara Jesslyn dari samping.”
Tidak tahan lagi. Dony menarik tangan Jesslyn untuk mengocok kontolnya.
Dony: “Ahh enak banget Jess tangan elu.”
Dony: “Ton…besok2 gua juga mau mulutnya. Besok2 gantian gua ya Jess..uuhh…enaknya…”
Tidak sampai 10 menit kemudian mereka berdua pun keluar bebarengan dan sperma mereka terbang ke tembok WC rumah Jesslyn dengan banyak sekali. Beberapa sengaja dikeluarkan Tony mengenai wajah dan payudara Jesslyn.
Jesslyn kembali naik dan masuk ke kamar tidurnya setelah para tamu tak diundang itupun pulang.
Kembali rasa bersalah terhadap suaminya menyelimuti Jesslyn. Ketika hendak tidur Jesslyn mendapat WA dari Tony.
Tony: “Bagus2 Jess.. Tadi gue lo udah lumayan binal Jess. Cepet pinter lo…Si Dony sampe kebingungan tuh elo tiba2 jadi binal sama dia. Dia mau lagi tuh kapan2. Gimana? Hehehe.”
Jesslyn: “Gue udah lakuin apa yang lo suruh. Buruan apus video gue yg di HP elo.”
Rupanya Tony menyuruh Jesslyn untuk latihan menjadi binal dengan Dony dengan ancaman video2nya akan disebar olehnya.
Tony: “Hahaha…si Dony kesenengan tuh tadi dikocokin sama elu ampe muncrat2. Jangan lupa dibersihin WCnya. Ntar laki lo liat bisa berabe. Hehehe”
Jesslyn: “Sue lo Ton. Gue juga ga mau tadi sama Dony kalo lo ngga jebak sama ngancem gue tadi. Udah dihapus belom video gue?”
Tiba2 ada kiriman video dr Tony.
Jesslyn: “(Duh kirim video lagi si Tony. Apa nih?”)
Jesslyn memutar video dari Tony. Nafsu Jesslyn bangkit melihat video itu. Dari posisinya seperti Tony yg sedang berhub seks dengan seseorang karena dia tiba2 melihat seorang wanita yg sedang tiduran dan disodok dengan posisi misionaris. Kamera hanya menyorot selangkangan mereka saja dengan kamera belakang.
“PLOK PLOK…” Jesslyn dapat mendengar suara selangkangan mereka yg. Beradu satu sama lain.
Tiba2 wanita itu dengan rambut acak2an dan menutupi wajahnya berjongkok dan mengulum kontol Tony.
Tony: “Hmmm…oh…ahh…”
Tony nampak keenakan diservis oleh sang wanita, kontolnya sampai masuk hampir keseluruhannya.
Jesslyn: “(Ah..gue harus bisa nyepong sampe ke dalem begitu.)” Pikir Jesslyn dalam hati.
Hanya erangan sang wanita yang terdengar.
Tony: “Jess…cemburu ga?” Tony menulis WA yg dibaca Jesslyn lewat notif.
“Ah…enaknya sepongan lo Cyn…Lo kudu ajarin tuh si Jesslyn” Dalam videonya Tony terdengar memuji kehebatan wanitanya.
Jesslyn: “(Bentar deh…kayak kenal.) Cynthia????”
{next}
“Yank…bangun yank…nanti telat ke airportnya lho…” Jesslyn membangunkan suaminya yang masih terlelap tidur.
“Ini jam brp yank? Pesawat aku kan jam 11 yank..” Ujar Tony dengan nada masih mengantuk.
“Jam 5, tp kan kamu harus siap2 dan cekin 2 jam sblm kebrangkatan jadi jam 9 kamu udah harus di airport. Aku ada meeting pagi sm client utk belajar ttg mobil hybrid dan mobil listrik yg baru.” Jesslyn yang sedang makeup tampak sudah segar dan duduk di kursi makeupnya memoles wajahnya.
Andy yg baru saja melek memandangi istrinya yg sedang memoles wajahnya dengan tatapan sayu.
Andy berpikir bahwa Jesslyn sangat cantik dengan body yang sangat seksi untuk wanita seusianya. Pastilah banyak pria yg tertarik bahkan mengejar2 dirinya. Contohnya si bajingan Tony yang bahkan sudah berhasil memegang bagian2 intim istrinya. Bagaimana kalau suatu hari istrinya terpikat dengan pria lain. Apa yang harus dia lakukan supaya ia bisa memuaskan istrinya dan mencegah hal itu terjadi?
Entah apa yg ada dibenaknya. Mengapa dirinya justru terangsang saat tau istrinya dikerjai oleh pria lain dan binal dengan pria lain?
Mengapa dia tidak ingin melabrak dan membicarakan hal ini dengan istrinya.
“Nanti naik apa yank ke airport?” Tanya Jesslyn kepada Andy.
Andy: “(Kenapa gue justru terangsang ngebayangin Jesslyn sama Tony sih? Kacau… Gimana kalo mereka sampai kebablasan dan gue harus akhirnya ditinggal dan kehilangan Jesslyn? Apa gue tanya aja? Apakah dia mau jujur kalo gue tanya?”
Jesslyn: “Yank…” Jesslyn sedikit berteriak membuyarkan lamunan Andy.
Andy: “Ehh? Iya apa? Ngmg apa tadi yank?”
Jesslyn: “Iihh…kok malah bengong sih? Aku nanya nanti naik apa ke airport”
Andy: “Hehehe…iya abis istriku ini cantik dan seksi banget sih..Nanti aku naik grab aja sayang ke airportnya.” Ujar Andy yang langsung bangun dan memeluk Jesslyn dari belakang dan meremas payudaranya.
Jesslyn: “Ahh jgn nakal donk tangannya nanti aku malah kepengen.”
Jesslyn: “Atau nanti barengan kita aja kita anterin dulu ke airport. Aku udah suruh si Dony sama Tony ke sininya pagian.”
Andy: “Ga usah lah ga enak nanti kalian telat ke kantor…”
Jesslyn: “Kita meetingnya jam 10 kok. Cukup lah anter kamu ke airport dulu. Lagian hari ini sabtu jadi ga macet.”
Andy: “Ga usah lah aku naik grab aja bener gpp kok. Aku mandi dulu ya yank…”
Jesslyn: “Ya udah kalo gitu.” Ujar Jesslyn yg kembali merapikan koper.
Andy: “(Kok gue jadi grogi ya mau ktemu sama Tony. Apalagi inget Jesslyn yg udah pernah dipuasin sama dia.)” Sambil mandi Andi memikirkan istrinya Jesslyn yg sudah dipuaskan oleh jari Tony.
Andy: “Mereka udah berbuat apa aja nih dibelakang gue. Udah lama nih gue ga buka2 WAnya Jesslyn. Ahh gue kok jd deg2an sih.” Tanpa sadar penis Andy malah menegang dengan kerasnya.
Andy: “Duh malah ngaceng gue. Aneh…mikirin istri sama orang lain aja bisa ngaceng.”
Andy bergegas menyelesaikan mandinya dan ketika buang air besar dia sambil membuka HPnya mencari nama Tony diantara daftar pesan di WA istrinya dan membaca2 WA antara Jesslyn dan Tony satu persatu chatting mereka discroll oleh Andi ke atas semua percakapan WA Jesslyn dan Tony dimulai dari 3 hari yg lalu.
Tony: “Enak ga Jess tadi?”
Jesslyn: “Biasa aja ah…”
Tony: “Biasa aja kok sama muncrat kelojotan begitu…hehehe”
Jesslyn: “Ihhh…udah ah..”
Tony: “Kalo biasa aja lain kali gue ga kasih lagi ya…”
Jesslyn: “Ya udah…siapa kali yg mau…?”
Tony: “Siapa tuh yg tadi nafsu banget sepongin gue…Enak banget Jess.. kapan2 lagi ya…”
Jesslyn: “Iihh…malu tau…”
Tony: “Kok malu sih sayang…sepongan kamu luar biasa sayang tadi. Goyangan kamu juga luar biasa tadi. Kontol aku sampe ke kyk diurut…hehehe”
Andy: “(hah? Apa maksudnya kontolnya diurut2? Apa yg sudah mereka lakukan? Apa mereka diam2 sudah berhubungan badan?)”
Tony: “Dari luar aja udah enak sayang. Apalagi dari dalem? Hehehe…”
Jesslyn: “Ihhh elu mah Ton…bikin gue kebayang lagi kan…”
Tony: “Elu udah pinter sayang tapi gue boleh ya kapan2 minta yg satu itu…”
Jesslyn: “Ngga Ton…kalo yg satu itu buat laki gue…”
Tony: “Kan gue cuma mau ngajarin elu aja gimana cara muasin laki. Kalo ga ngasih gue yg satu itu gimana gue bisa ajarin elu..”
Andy lega rupanya Tony belum diberikan Jesslyn miliknya yg paling berharga.
Andy: “Ah.. gue coba biarin aja deh mereka. Toh Jesslyn sejauh ini bisa ngejaga ngga sampe penetrasi. Anggep aja dia juga masturbasi sendiri.”
Sekejap Andi pun menggeleng2kan kepalanya.
“Ahh..gila..mikir apa sih gue…” Andi pun mengucek2 matanya dan mencuci muka kemudian mandi.
Setelah mandi Andi pun turun sarapan.
Jesslyn juga sudah siap berdandan dengan baju tidurnya yg masih dikenakan yg berupa dress pendek yang kira2 15cm diatas lutut. Kecantikan dan keseksiannya nuga nampak ditambah dengan polesan make upnya yang tipis2 namun masih terlihat natural dengan rambut panjangnya yang dibiarkan digerai.
Memang Jesslyn terbiasa sarapan dulu baru ganti baju karena baju seragamnya yang biasa ketat dan kurang nyaman.
Selesai sarapan dan bersiap2 mereka meletakkan koper dan tas Andi di ruang tamu menunggu kedatangan Tony. tiba2 bel pintu pun berbunyi.
Ding Dong
Jesslyn: “Itu pasti mereka yank..”
Jesslyn pun membuka pintu rumahnya. Nampak Tony datang dengan seorang pria yang kemudian dikenalkan kepada Andy dengan sebutan Robert, pak Robert ternyata masih muda dengan badan tinggi tegap dan juga tampan dengan tubuh yg bagus di usianya yang masih muda, nampak sekali pak Robert ini sering ngegym rutin membentuk tubuhnya.
Jesslyn: “Ini kenalin pak Robert, ini suami saya. Pak Robert ini bos aku yank…”
Andy: “Pagi pak saya Andy suami Jesslyn. Silahkan duduk Pak.” Ujar Andy yang langsung menyalami pak Robert atasan Jesslyn.
Robert: “Wah ini ya pak Andy yang beruntung punya istri sehebat dan secantik Jesslyn. Rumah kalian juga nyaman dan sejuk ya.”
Jesslyn: “Ah Pak Robert bisa aja pak saya ga sehebat itu kok…hehe.”
Robert: “Bisa aja dia merendahnya pak Andy. Baru juga kerja belum setahun dia sama kami pak, sudah dipilih jadi SPG brand terkenal di pameran se bonafit GIIAS. Masa begitu ga hebat.”
Andy: “Makasih pak Robert, saya dan istri saya tersanjung dgn pujian Bapak. Oh ya bapak mau minum apa pak?”
Robert: “Oh ga perlu repot2 kebetulan saya baru sarapan di rumah.” Ujar Robert sambil matanya jelalatan ke tubuh dan badan Jesslyn yang masih mengenakan baju tidurnya..apalagi baju tidurnya yg tipis menerawang juga hanya 15 cm di atas lutut menampakkan paha mulusnya yg seksi.
Jesslyn: “Tidak merepotkan kok pak. Justru kami yang harus menjamu bapak. Sebentar ya pak saya ambilkan minum.”
Tony: “Jangan lupa gue juga Jess. Kalo ada susu yg manis. Hehehe.”
Robert: “Huss…kamu ini Ton masih suka aja godain Jesslyn ngga di kantor ngga di sini.”
Andy: “Hahaha..***k papa pak. Bercanda biar ngga tegang2 amat. Oh ya makasih ya pak mau sekalian anter Jess ke kantor.”
Robert: “Wah pak Andy, justru kami yang beruntung bisa jemput istri anda. Anda beruntung sekali punya istri yg cantik dan energik seperti Jesslyn. Kalo bisa jangan sering2 ditinggal pak pengantin baru. Hehehe.”
Andy: “bisa aja pak. iya ini lagi ada keperluan mendadak…Hanya 2 hari kok pak..”
Tony: “Iya bang. Cewe secakep Jesslyn jgn ditinggal2. Kalo saya punya istri kyk dia udah pengennya di rumah terus deh.”
Robert: “Haha…Iya bener2 Ton. Apalagi pengantin baru lagi begitu masa bung Andy tega tinggal2 lama2 ya kan?” Ujar Robert sambil melihat Jesslyn dari kejauhan.
Tony: “Takutnya banyak mangsanya bang. Tau sendiri Jesslyn aja kalo lg pameran yg ngegodain banyak bener ya bos.” Ujar Tony yg juga menimpali.
Robert: “Iya beruntung anda jadi suaminya. Kalo saya jadi suami Jesslyn udah pengennya WFH aja deh. Hahahaha”
Tony: “Iya bang… Body nya itu loh bikin ngga tahan. Saya aja mau2 aja kok bang jemput Jesslyn tiap hari. Mayan cuci mata.”
Robert: “Huss. Kamu itu Ton..depan suaminya…hahaha”
Tony: “Itu namanya pujian bos…hehe. betul kan bang Andy?”
Robert: “Ya…memang Tony itu sering ngelindungi Jesslyn pak dari godaan cowo2 nakal ketika pameran karena dia juga SPB merangkap manager untuk Jesslyn dan grupnya. Jadi dia cukup beruntung karena cukup dekat dengan Jesslyn. Ya Ton?”
Andy melihat Robert sedikit mengedipkan mata kepada Tony. “Sial…cukup dekat apa nih maksudnya?” Gumam Andi dalam hati sambil senyum terpaksa.
Andy hanya bisa senyum2 dan menunduk2 mendengar semua itu. Biar bagaimana pun juga mereka sangat benar.
Andy: “Saya mah gak khawatir. Saya udah percaya banget dia akan setia sama saya.”
Robert: “Betul. Selama ini Jesslyn juga ngga pernah macem2 kok di kantor. Ya Ton?” Ujar Robert yg mengedipkan mata kepada Toni. Sedangkan Toni hanya mesem2 saja mendengarnya.
Tidak lama kemudian Jesslyn pun datang membawa minuman dan makanan cemilan.
Jesslyn: “Silahkan pak diminum.” Jesslyn datang dan membawa cemilan duduk di sofa samping pak Robert.
Ketika Jesslyn menunduk menaruh minuman di atas meja Robert dan Tony dapat dengan sekilas mengintip belahan payudara Jesslyn.
Andy: “Oh ya permisi sebentar ya pak saya mau ambil laptop saya yang ketinggalan di kamar.”
Andy kemudian pamit bergegas mengambil laptopnya. Untung saja ia ingat membawa laptopnya. Kalau tidak sia-sialah tujuan dia keluar kota bahkan berakhir dengan mendapat omelan lagi dari bosnya.
Tony: “Seger banget nih hari ini Jes. Udah berapa ronde semalem? Hehehe…”
Jesslyn: “Huss…ngaco ahh.. ga usa bahas gituan…”
Robert: “Tenang aja lah Jess kyk sama siapa aja. Cuma sama kita2 aja kok. Hehe. Tadi saya udah ngomong ke suamimu kamu ini di kantor kan setia ga macem2. Jadi aman dan rahasia terjamin sama kita.”
Jesslyn: “Ahh bapak bisa aja. Lagian malu ah bahas gituan.”
Robert: “Itu ngomong2 suamimu cungkring amat sih. Badan kurus gitu gimana bisa muasin kamu. Keliatan kurang olahraga, paling juga staminanya lemes. Mending saya nih. Kalo punya istri kyk kamu mah bisa saya gendong tiap malem gaya berdiri. Hehehehe.”
Jesslyn: “Ihh bapak omongannya.”
Tony: “Jesslyn mah emang suka kyk gitu pak, malu2 tapi mau. Biasanya model kyk gini gahar pak di ranjang. Hahaha”
Tony: “Sini duduk dipangkuan gue.” Tiba2 tangan Tony menarik Jesslyn hingga ia pun duduk di pangkuan Tony.”
Jesslyn: “Ihh apaan sih Tony. Tar diliatin laki gue.” Ujar Jesslyn yg berontak dan hendak berdiri dari pangkuan Tony.
Tony: “Ngga.. kalo dia keluar kan ada suara pintu lu buru2 turun deh…hehehe. gimana laki lo udah bisa muasin elu? Berapa ronde semalem?” Ujar Tony menggoda Jesslyn sambil mengelus paha mulusnya sampai tangannya masuk ke dalam bawahan baju tidur Jesslyn.
Jesslyn: “Apaan sih malu ah ada pak Robert.” Jesslyn masih berontak menarik tangan Tony sambil menoleh ke arah kamar tidurnya.
“Aduuhh yank lama banget sih ambil kopernya.” Gumam Jesslyn dalam hati.
Robert: “Gak usah malu sama kita. Lagian kamu udah tau kita mau dtg malah pake baju beginian. Ajarin Ton. Masih malu2 ini Ton. Hehehe.” Tangan Robert ikut2an hinggap di atas paha Jesslyn yg seksi.
Jesslyn heran biasanya Robert walaupun suka menggodanya tidak sampai memegang seperti hari ini. Seakan2 sudah tau. Dia berpikir jangan2 Tony sudah memberitahu semuanya kepadanya.
Tony: “Gimana laki lo udah bisa dua ronde belom kyk yg lu mau? Jawab dulu baru gue lepas..cepetan mau laki lo liat? Hehehe…” Pelukan Tony semakin kencang menahan badan Jesslyn sedangkan telunjuk tangan kirinya sudah menggesek2 celana dalam Jesslyn dari luar.
Pak Robert yang melihat Jesslyn dikerjai Tony pun melihat Jesslyn dengan mupeng dan nafsu melirik paha mulusnya yang kini terpampang di hadapannya.
Jesslyn: “iihh Ton.. belom… kemaren gw colmek sendiri…Lepasin donk ahh..” Ujar Jesslyn yang membuat Tony dan Robert tertawa terbahak2. Tony pun melepas kuncian tangannya di tubuh Jesslyn.
Robert: “Wah bener kamu Ton..***har ini di ranjang. Hahaha. Bisa nih jadi kyk Cynthia” Ujar Robert sambil tiba2 merangkul tubuh Jesslyn dan sedikit mengelus lengannya membuat Jesslyn bergidik.
Jesslyn: “Ihh bapak ada suami saya… Jgn begitu ah..”
Robert: “Jadi kalo ga ada suamimu boleh begini begitu donk? Tuh dia mau keluar kota tuh kayaknya. Mau ditemenin ngga? Hehehe”
Jesslyn: “Udah ah Ton ada laki gue.” Jesslyn kemudian beranjam berdiri. Tetapi Robert kemudian menarik tubuhnya sehingga jatuh ke pangkuannya.
Tony: “Tuh Pak Robert ada tawaran menarik. Dia mau jadiin elu wakil manager SPG ntar lu ditugasin ke cabang Bandung.
Jesslyn: “Ah yang bener pak?” Jesslyn yang tadinya berontak malah sekarang tidak berontak di pangkuan Robert.
Robert: “Iya Jess. Nanti gaji kamu sama komisi juga naik 2x lipat dari sekarang plus ada kenaikan persentase bonus juga dr penjualan. Kita tau kamu lagi butuh untuk cicilan rumah ini kan. Hehe” Ujar Robert sambil merangkul Jesslyn dan menurunkan satu tali bajunya. Entah sadar atau tidak Jesslyn malah tidak membenarkan tali bajunya yg diturunkan diam2 oleh bosnya itu. Hanya Jesslyn sesekali melirik ke atas takut ketahuan suaminya.
Jesslyn: “Wah makasih banyak ya pak.”
Tony: “Nah makanya jangan jaim2 lagi donk Jess. Hehehe.”
Robert: “Iya cantik.”
Kemudian Robert mendekatkan mulutnya ke telinga Jesslyn dan berbisik:
Robert: “Tony juga udah cerita ttg kebinalan kamu. Hehehe.” Ujar Robert sambil mengelus paha mulus Jesslyn. Biasanya Robert tidak terlalu menggodanya tetapi saat mendengar cerita Tony ttg betapa binalnya Jesslyn dia menjadi lebih bebas menyentuhnya. Bahkan di rumah Jesslyn sendiri yang jelas2 ada suaminya.
Jesslyn: “Tony!!”
Tony: “Oops keceplosan Jes…Hehhehe.”
Robert: “Tapi gara2 Tony cerita kamu jadi dpt kenaikan pangkat. Jangan salahin dia. Hahaha.”
Di kamar atas Andi ternyata sedang melihat laptopnya yang mencoba CCTV yang ia pasang di seluruh ruangan di rumahnya.
“HAH. Ngapain tuh Jesslyn sama bosnya pangku2an begitu?”
{next}
“Udah ah Pak Robert… ada suami saya diatas.” Ujar Jesslyn sambil perlahan menyingkirkan tangan Robert yg ada di pahanya dan lalu bangkit berdiri dan menaikan satu tali baju tidurnya yg diturunkan oleh Robert yg hampir saja terbuka saat dia berdiri.
Robert dan Tony hanya bisa mupeng melihat Jesslyn berlenggak lenggok meninggalkan mereka sambil tersenyum. Mata mereka tidak lepas dari baju tidur yg menyerupai gaun sutra tipis yg dikenakan Jesslyn. Apalagi ketika terkena cahaya matahari baju tersebut menerawang hingga siluet tubuh Jesslyn dengan bodynya yang menjadi impian semua wanita terpancar jelas dan itu sudah cukup membuat Robert dan Tony menelan ludah.
Mereka hanya dapat membenarkan celana mereka yg sempit ketika Jesslyn naik tangga yang kebetulan berada hampir tepat diatas ruang tamu jadi kepala mereka ketika mendongak ke atas mereka dapat mengintip paha mulus Jesslyn dari bawah.
“Seksi banget sih bodynya si Jesslyn Ton, dari dulu pengen gue sama dia.” Ujar Robert ketika Jesslyn sudah naik ke atas.
Tony mendekat ke arah Robert sambil memelankan suaranya.
“Kalo bos pengen saya ada rencana bos. Kebetulan nih sbenernya Jesslyn itu…”
Di ruang atas Andy yg melihat Jesslyn tiba2 bangkit berdiri seharusnya bernafas lega tetapi anehnya dia seperti kehilangan momen berharga yg ia nanti2. Dia berpikir apakah ini yang dinamakan jiwa cuckold? Melihat istrinya berdiri dan naik ke atas Andy segera mematikan laptopnya.
“Yank. Lama amat sih ambil laptopnya?” Jesslyn membuka pintu kamarnya dan melihat Andy yang sedang membereskan kabel charger laptopnya.
Akhirnya setelah selesai membantu persiapkan semua keperluan suaminya untuk pergi ke airport pagi itu, jesslyn pun berganti pakaian dan hendak berpamitan kepada suaminya untuk berangkat.
Sebenarnya ini masih terlalu pagi sih, tapi karena pak Robert dan Tony sudah menjemput kerumah mereka, maka Jesslyn memutuskan untuk berangkat sekarang saja. Lagi pula ia khawatir jika membiarkan kedua orang itu berlama-lama dirumah mereka, dengan kondisi suaminya berada dirumah seperti saat ini. Dapat menimbulkan keributan yang tidak ia inginkan, mengingat kedua orang tersebut tak sungkan melontarkan candaan dan melakukan hal mesum kepadanya, walaupun suaminya tengah berada dirumah.
Jesslyn pun segera menghampiri suaminya, untuk berpamitan.
Jesslyn: yankk, beneran gak mau bareng ni berangkat nya?? Sekalian aja sihh, nanti dianter sampai airport.
Andy: gak usah yankk, biar aku naik grab aja nanti, lagian ini masi pagi kok.
Kamu mau berangkat sekarang?
Jesslyn: Kayaknya iya deh yankk, soalnya udah di jemput juga, lagian gak enak suruh pak Robert lama-lama nunggu disini. Dia kan boss aku yank.
Andy: iyaa deh yank, kamu semangat ya meeting nya hari ini. Dan jaga diri baik-baik ya sayang. Terutama selama aku pergi yankk.
Jesslyn: iyaa yankk, kamu juga ya disana nanti baik-baik ya sayang.
Andy: iyaa yankk.
Jesslyn kemudian mendekat, memeluk dan mencium suaminya. Keduanya terlibat dalam pelukan hangat. Untuk perpisahan selama beberapa hari kedepan.
Jesslyn: yaudah yankk,, aku berangkat yaaa,, kamu nanti kabarin aku kalau udah di airport ya sayang. Jangan sampe lupa.
Andy: iyaa yankk,, sippp.
Jesslyn: ayokk yank kedepan, temuin pak Robert dan Tony.
Andy hanya menganggukan kepalanya, kemudian berlalu mengikuti istrinya berjalan dibelakangnya. Saat itu ia melihat penampakan body istrinya dari belakang, serta ia mencium semerbak wangi tubuh istrinya.
“Betapa cantiknya istriku ini, dengan body nya yang menggoda ini rasanya aku khawatir jika harus meninggalkan ia pergi sampai berhari-hari. Apalagi nanti ada si Tony. Haaaahhh… pria itu tekah berani berbuat kurang ajar kepada jesslyn”
Sempat terlintas keraguan di benak andy untuk meninggalkan istrinya pergi kali ini. Entah mengapa ia merasa ada ke khawatiran dalam dirinya. Tetapi ia berusaha bersikap tenang dan seolah tidak memiliki perasaan curiga apapun. Ia ingin mengetahui sejauh mana perbuatan istrinya dibelakang dirinya.
“Tetapi sebenarnya bukan itu,,, ia ingin menyaksikan istrinya dibuat kepuasaan oleh laki-laki lain”
Andy: Tidak!!! Aku tidak boleh berpikir begitu!!
Tiba-tiba andi mengatakannya dengan lantang, sehingga jesslyn yang berjalan didepan nya menghentikan langkahnya dan menoleh kearahnya.
Jesslyn: apa yankk??? Kamu ngomong apa sihh?
Pertanyaan itu membuat andy sedikit panik dan tidak tau harus menjawab apa. Karena ia sendiri tidak sadar mengucapkannya.
Andy: ehhh,, enggak yankk, aku cuman khawatir aja nanti gimana aku memulai semuanya disana. Maklum yankk aku sekarang lebih banyak fokus ke kamu daripada ke kerajaan aku..hehhe
Ucap andi mencoba mengalihkan kecurigaan istrinya. Atas apa yang baru saja ia katakan.
Jesslyn: hmmmm,,, kamu tuh yakkk,, kok gitu sihh. Kamu harus semangat dong sayang aku aja semangat kok.
Balas jesslyn sambil ia tersenyum simpul kepada suaminya.
Andy: oke yankk sippp,,
Lalu keduanya pun tiba diruang tamu tempat dimana pak Robert dan juga Tony menunggu disana. Kedatangan kedua pasangan suami istri itu pun membuat pak Robert dan juga Tony langsung teralihkan perhatiannya kepada mereka.
Tony: ehhh,, udah mau berangkat sekarang bang andy?
Andy: belum bang,, saya nanti aja paling nanti jam 7 saya berangkat.
Tony: ohhh,, kirain mau bareng sekalian, gak apa-apa kok kita anter,, ya kan boss?
Robert: iyaa mas andy, kalau mau sekalian gak apa-apa kok biar sekalian gak ribet.
Andy: terimakasih pak,, biar saya naik grab aja nanti pak.
Robert: ohhh iyaa dehh,,, kita mau berangkat sekarang ni jess?
Jesslyn: kalau aku sihh terserah bapak aja gimana,, kalau mau sekarang yahh ayok.
Tony: iyaa skarang aja pak, biar nanti kita gak keburu-buru persiapannya.
Robert: yaudah terserah kalian aja deh.
Akhirnya setelah mencapai kesepakatan mereka memutuskan untuk berangkat sekarang saja menuju kantor terlebih dahulu. Jesslyn berpamitan kepada suaminya, begitu juga pak Robert dan Tony. Mereka ikut berpamitan kepada andy. Mereka bertiga bergegas berangkat menuju ke pintu keluar rumah itu. Lalu mereka menaiki mobil dan melaju meninggalkan andy sendirian dirumah.
Setelah kepergian istri bersama bos dan juga rekan kerjanya, andi mendudukan dirinya di sofa ruang tamu mereka. Sejenak ia mememjamkan matanya memimikirkan bagaiamana nanti jika ia meninggalkan istrinya dirumah. Tentu beberapa hari kedepan jika ia tidak waspada sesuatu yang buruk bisa saja terjadi kepada istrinya.
Akhirnya ia memutuskan untuk mengecek semua kepada spt camera yang ia pasang dirumahnya, setelah memastikan semuanya aman. Ia kembali duduk di sofa, dan kembali termenung tidak tenang dalam pikirannya.
Sementara disisi lain mobil yang dikemudikan Tony membawa boss nya pak Robert dan juga jesslyn SPG andalan kesayangannya. Terus melaju menuju kantor mereka terlebih dahulu.
Tony: aduhh pak,,, kasian nii SPG andalan kita ditinggal pergi suaminya. Padahal masih pengantin baru ya pak. Lagi anget-anget nya tuh..hehehe
Jesslyn: ihhh,, apaan si Tony,, biasa aja kok nama nya juga kerjaan mau gimana lagi.
Tony: yahh tetap aja sih jess, namanya kerjaan di tempat kerja itu emang penting, tapi kan kerjaan yang dirumah juga harus dikerjakan juga dong. Apalagi bahan kerja nya oke begitu..hahahahha
Jesslyn: ngomong apa sihh gak jelas dehh..
Tony: masa harus di jelasin sihh jess,, hahaha… yak gak pak?? Bukan nya udah jelas ya..
Tony mengalihkan pertanyaan nya kepada pak Robert.
Robert: iyaa lahhh,, tapi yah jess,, saya kasih tau ke kamu yang namanya setiap kerjaan suami itu harus di dukung. Walaupun hari berpisah jarak antara kalian.
Jesslyn: iyaa pak bener.
Tony: ahhh,, kalau saya mah mending kerjain yanh dirumah aja pak,, dari pada nanti orang lain yang kerjaan.. yahh gak jess??
Jesslyn: tau ahh,, apa sihh Tony?? Ga jelas deh!!
Robert: tadi malem udah di kerjain dulu dong ton, masa enggak hahaha… ya kan jess??
Jesslyn: udaah ihh pak,, saya malu bahas gituan.
Tony: lah kenapa malu katanya tadi gak paham,, hehehe
Jesslyn: paham kalii,, cuman kamu aja tuh yang keterlaluan..huuu
Tony: hahahaha,,, okee baguslah kalau udah mulai paham, berarti ilmu yang aku ajarin ke kamu udah mulai masuk nii hehhee
Jesslyn: tau ihh Tony,, udaah ahhh
Robert: kamu ajarin jesslyn ilmu apaan ton??
Tony: ada dehh pakk,, tanya aja jesslyn nya langsung..hehhe
Robert: emang apa jess?
Jesslyn: gak ada pak,, ngawur tuh si Tony.
Robert: nanti kita tess deh yaa,, sejauh mana ilmu Tony kamu serap. Hahahha
Tony: nahh betul itu pakk,, sekarang aja lahh. Kan masih lama juga toh meeting nya kita. Hehhee gimana pak?
Pak Robert mengangkat bahunya dan menoleh ke bangku belakang tempat dimana sekarang jesslyn duduk sendirian.
Jesslyn: kenapa sih pak?? Jangan bikin aku takut dong.
Tony: di bikin enak kok takut sihh jess hahaa
Robert: menggirin mobil nya ton, biar saya pindah ke belakang, kasian jesslyn sendirian.
Tony: aduhhh,, jadi penonton dehh,, siap dehh boss.
Ucap Tony bersemangat dan segara meminggirkan mobil yang ia kemudikan
Setelah kendaraan yang dikemudikan oleh Tony berhenti, pak Robert langsung menoleh kearah Tony di barengi dengan senyum mesumnya memberi kode kepada Tony.
Tony: jangan berisik aja boss, jangan sampe kusut aja tuh pakaian sama dandanan nya. Hehehhe
Jesslyn: apaan sihh Tony?? Ngaco dehh.
Tony: kan ngingetin doang.
Jesslyn: ahhhhh..apa sihh jangan bikin aku takut dong.
Robert: kenapa harus takut sihh jess?? Kan cuman pindah duduk aja nih nemenin kamu. Ya kan ton?
Tony: iyaa boss,, siap aman pokoknya.
Jesslyn: ihhh dasarrr.
Setelah pak Robert berpindah ke bangku belakang akhirnya, mobil meraka kembali melaju menuju ke kantor mereka. Perjalan menuju ke kantor merek masih cukup lama sekitar 30 menit lagi.
Robert: jess,, coba deh kamu tunjukkan skill kamu,, biar saya semangat promosiin kamu dengan jabatan baru nya. Hehehe
Tony: nahhh iyaa tu jesss,, bisa kok kamu. Yakin aku.
Jesslyn: skill apa sihh pak?? Kan bapak udah tau gimana kinerja saya selama ini.
Tony: ehhh suee..hahaha.. skil yang ono lohhh jesss.
Robert: hahaha….emang ya sihh jesslyn suka pura-pura ton.
Jesslyn: emang apa sih pak??
Tony: yehhh ni orang,, lu kasih testi dulu lah gimana cara loh menyenangkan hati bos kita..hahah.. ya gak bos?
Robert: mungkin.
Hanya itu yang di lontarkan oleh pak Robert. Sementara senyum licik terpancar di wajahnya. Dan jesslyn pun akhirnya sadar maksud dari arah pembicaraan mereka, tentu ia akan paham karena tadi saat dirumahnya ia sempat diperlakukan agak nakal oleh keduanya. Itu posisi suaminya sedang ada dirumah.
“Gimana sekarang??? Bisa-bisa aku di nakalin beneran sama mereka!!”
Jesslyn mulai khawatir dengan keadaan yang akan menghampiri nya. Itu membuat ia seakan bengong sendiri, sibuk dengan pikirannya.
Tony: yehhh malah bengong aja..hahhaa
Ucap Tony yang melihat ke belakang melalui kaca spion tengah.
Jesslyn: apa sihh Tony?? Dasar kamu tu gak bisa jga rahasia..huuuu
Tony: uppsss,, maaf keceplosan jess..hehe
Jesslyn: enak aja ngomongnya,, sekarang jadinya gini deh..
Robert: udahh gak usah bingung gitu jess, kamu santai aja.
Lagian bukan cuman kamu kok, tenang aja..hehe
Jesslyn: maksudnya pak??
Robert: nanti kamu paham sendiri.. ya kan ton?
Tony: beber bangett pak bosku..
Robert: apa sekalian kita jemput aja kali yaa?? Biar kamu ada temennya??
Tony: boleh bangett tuhh bossz daripada jadi obat nyamuk ini. Heh
Robert: yaudah kamu hubungin deh. Sekalian kaca nya kamu naikin tuhh, jangan mengarah ke belakang sini.
Perintah pak Robert kepada Tony, gara menghubungi chintya dan mengubah posisi kaca spion tengah di mobil itu.
Tony: siap bosss. Aman pokoknya aman boss.hehehe
Sementara jesslyn nampak terdiam, timbul kecemasan dalam dirinya. Ia takut diperlakukan aneh-aneh oleh kedua orang ini. Seakan menyadari apa yang ada di pikiran jesslyn pak Robert langsung berusaha menenangkan jesslyn.
Robert: udaah jesss, kamu santai aja sihh. Jangan tegang gitu, saya tuhh yang harusnya tegang liat kamu yang cantik menggoda ini.
Jesslyn: ihh jangan pak,,
Cegah jesslyn saat pak Robert menggeser posisinya merapat kaerah tubuh jesslyn dibarengi dengan tangannya merangkul bahu jesslyn dan menarik ke dalam pelukannya.
Robert: udahh kamu harus biasa yaa,, saya suka banget liat kamu jess.
Jesslyn: enggak Pak,, tapi saya takut. Tolong jangan.
Robert: saya gak akan ngapa2in kamu kok tenang.
Ucap pak Robert yang berusaha memberikan ketenangan pada jesslyn, ia masih terus menempatkan jesslyn dalam pelukannya. Tetapi tidak ada tindakan aneh yang ia lakukan selanjutnya. Sehingga membuat kecantikan jesslyn berangsur mereda.
Tony: elu dimana chin?? Kita mau jemput elu ni. Tunggu di tempat biasa aja ya??
Cynthia: gua udah mau berangkat ni, beneran mau kemari??
Tony: iyaaa,, cuman jemput doang, ada kerjaan dadakan dari boss.
Cynthia: apa?
Tony: nanti juga tau,, gak rugi kok enak malahan..hahaha
Cynthia: ahhh felling gua gak enak ni,, bangke lu. Sama siapa aja mau jemput.
Tony: udaah gak perlu tau sekarang,, nanti juga tau sendiri.
Cynthia: enggak sihh,,, perasaan gua gak enak,, nanti lo bawa banyak laki-laki lagi. Bisa abis badan gue..hahaa
Tony: yehhhh,,, bukan nya malam seneng elu kalau di kasih begituan hahaha
Cynthia: sueee lu,, gak sampe segitunya juga ge kalii.
Tony: iyaa iyaa,, yaudah tungguin ini udah kearah sana.
Cynthia: iyaa gue tungguin.
Mendengar percakapan singkat antara Tony dan seseorang melalui telpon membuat pak Robert tersenyum licik, yang artinya rencana hari ini dapat berubah jika semua yang di setting oleh Tony sekarang dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Tentu ia mengetahui siapa yang tadinya di telpon oleh Tony, tapi tidak dengan jesslyn ia masih menduga-duga siapakah orang yang di hubungi oleh Tony barusan.
Robert: bisa dia ton?
Tony: aman boss, pasti bisa kalau dia mah..hehe
Robert: yaudah kita reschedule aja kegiatan kita hari ini. Biar saya yang infokan.
Tony: saya mah ikut aja pak boss..hehe
Jesslyn: yahh batal dong pakk??
Robert: enggak bukan batal tapi kan bisa besok jesss. Tenang waktu masih bnyak. Saya yang atur.
Tony: itu dia untung nya jess kalau boss udah ngomong yang lain pasti nurutin. Kamu juga harus nurut lah kalau boss udah kasih perintah hahaha
Jesslyn: ihhh dasarr apa sihh Tony??
Tony: gak tau ahh,, gak ikutan..hihiii
Jesslyn: ihhh kamu tuh yang bikin jadi kayak gini.
Robert: udah-udah kalian jangan ribut, akur-akur dong..
Tony: tuhh denger kata boss jess.
Jesslyn hanya diam menanggapi perkataan dari bos nya barusan.
Robert: Tony,, jangan langsung kesana, muter dulu satu kali saya mau bicara sama jesslyn terlebih dahulu.
Tony: siap boss.
Jawab Tony dengan penuh semangat.
Sementara pak Robert kini mulai membelai rambut jesslyn.
Robert: kamu cantik sekali jess,, hmmmm…rambut kamu wangi.
Jesslyn: pak tolong jangan,, saya takut pak. Saya sudah bersuami.
Robert: apa yang perlu kamu takutkan??? Gak ada yang bakal jahatin kamu kok. Tenang aja.
Jesslyn: iyaa,, tapi saya gak mau kayak gini pak.
Robert: jesslyn,, kamu tenang aja saya gak akan kelewatan kok.
Cuman gini yaa, ini menyangkut promosi jabatan kamu aja.
Maksudnya gini yaa, bukan saya memanfaatkan kamu dengan hal yang begini agar bisa dapat jabatan itu. Cuman saya menilai dibalik semua yang kamu miliki pada diri kamu ini, mulai dari paras kamu, body kamu yang montok berisi ini terus senyum kamu yang menggoda itu. Sayang aja kalau gak bisa maksimal jess.
Jesslyn: maksudnya pak saya gak ngerti.??
Robert: maksud saya ,, dengan semua yang ada pada diri kamu ini, seharusnya kamu bisa maksimalkan jess. Kamu saya lihat kurang mampu mengeluarkan potensi itu dalam diri kamu. Makanya saya sama Tony berniat bantu kamu.
Jesslyn: bantu apa sih pak? Gimana caranya??
Robert: makanya kamu ikutin aja instruksi saya.
Menurut pendapat saya kamu bisa jess, bisa bangett. Tinggal gimana cara kamu mengeluarkan nya aja. Apalagi untuk posisi jabatan baru kamu nanti, kamu harus segera upgrade skill jess. Gak bisa kamu bertahan apa adanya dengan kondisi kamu sekarang.
Jesslyn mulai termenung dengan apa yang diucapkan oleh pak Robert barusan. Ia mulai mempertimbangkan hal itu. Sementara Tony seperti menahan tawanya, ia tau akal bulus dari bosnya untuk coba mengelabuhi jesslyn yang kadang tiba waktunya akan menjadi sangat polos.
Robert: gimana jess mau saya bantu?
Ini menyangkut saya juga loh soalnya jess,, kalau saya yang promosikan kamu, tetapi kalau kinerja kamu gak baik kan, itu sama saja saya dianggap gak bisa memilih dengan banar dong oleh karyawan yang lain. Iya gak??
Jesslyn: hmmm…bingung pak.
Robert: yaudah jangan bingung, mari saya coba arahkan.
Robert: coba deh kamu busungin dada kamu ke depan.
Jesslyn tampak ragu untuk mengikutinya.
Robert: udah kamu rileks, yakin dan setenng mungkin lah pokoknya, harus yakin kamu bisa. Coba tarik nafas dalam-dalam lalu ikutin kata saya tadi.
Setelah mendengar apa yang diucapkan oleh pak Robert jesselyn tampak mulai tenang dan siap mengikuti arahan dari pak Robert.
Jesslyn: iyaa baik pak.
Robert: nah gitu dong. Coba kamu busungin dada kamu.
Jesslyn: gini pak??
Robert: iyaa,, bener.
Jesslyn: hmmm..
Robert: coba kalau jalan kamu agak membusung gini ya dadanya. Kamu biasaain
Jesslyn: iya pak,,, akan saya coba.
Robert: nahh,, jamu pertahankan posisi ini terus kamu coba senyum deh. Yang agak genit.
Jesslyn: gimana caranya pak saya gak paham.
Robert: coba kamu senyum sambil gigit bibir kamu. Yang bawah ya.
Jesslyn: gini pak??
Robert: ahhh sempurna,, tampang kamu tuh udah mendukung banget emang jess.
Jesslyn: .makasih pak,, terus apalagi??
Robert: kamu pertahankan psosi itu ya,, saya coba tes kamu di tahap awal.
Jesslyn: iyaa pak.
Robert: kamu harus biasa dengan sentuhan sedikit nakal laki-laki jess. Kamu tau sendiri kan kalau custumer suka ada yang gitu. Nah kamu harus bisa nangangin walaupun gak suka tali genitnya tetap kelihatan gitu lohh.
Jesslyn: iyaa pak paham.
Robert: kamu posisinya tetap gini yaa. Coba saya bantu deh.. ehhh enggak kamu sendiri aja.
Coba kamu buka 2 kancing atas kemeja kamu sekarang.
Jesslyn: buat apa pak??
Robert: saya akan kasih kamu pelajaran yang langsung pada tingkatan tertinggi. Kan waktu kita gak banyak lagi buat kamu dapat jabatan itu jess.
Jesslyn: hmm..masa harus gitu sihh pak??
Jesslyn tampak bimbang dengan perintah pak Robert barusan. Sementara Tony didepan sana tampak menggelengkan kepalanya melihat ulah bejat dari boss nya itu.
Robert: ayokk bisa dong kamu jess. Kalau disentuh langsung di kulit kamu kan sensaninya beda jess, kamu akan terlihat biasa aja nanti saat ada custemer yang nyentuh kamu di balik pakaian aja.
Jesslyn: hmmm…masa sihh pak??
Robert: iyaa,, nanti kita bukti kan aja.
Jesslyn: hmm…yaudah deh pak, saya ikutin.
Tampak pak Robert tersenyum girang karena apa yang ia rencanakan sepertinya berhasil.
(Bersambung)…
Tidak ada komentar